KIERAHAINSIGHT.ID | LOLODA – Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Halmahera Utara terus memperluas penguatan program pemberdayaan keluarga hingga ke wilayah kepulauan dan pesisir. Melalui pembinaan terpadu yang dilaksanakan di Desa Tobo-Tobo, Kecamatan Loloda Kepulauan, dan Desa Supu, Kecamatan Loloda Utara, organisasi tersebut memastikan implementasi 10 Program Pokok PKK berjalan efektif dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat.
Pembinaan yang dirangkaikan dengan penilaian Lomba 10 Program Pokok PKK tingkat kabupaten itu dipimpin Ketua TP PKK Kabupaten Halmahera Utara, Masliha Kasman, didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Halmahera Utara Naftali Gita, Sekretaris TP PKK, serta Tim III TP PKK Kabupaten Halmahera Utara.
Berbeda dari sekadar agenda penilaian administrasi, tim melakukan evaluasi langsung terhadap pelaksanaan program di lapangan, mulai dari tertib kelembagaan, pelayanan kesehatan keluarga, pendidikan, ketahanan pangan, pemberdayaan ekonomi rumah tangga, hingga pemanfaatan potensi lokal yang menjadi kekuatan masing-masing desa.
Ketua TP PKK Kabupaten Halmahera Utara, Masliha Kasman, mengatakan keberhasilan gerakan PKK tidak dapat diukur hanya melalui kelengkapan dokumen atau capaian lomba, melainkan dari perubahan nyata yang dirasakan masyarakat.
“Kami ingin memastikan setiap program benar-benar hadir untuk menjawab kebutuhan keluarga. PKK harus menjadi penggerak perubahan di tingkat desa, membantu meningkatkan kualitas kesehatan, pendidikan anak, ketahanan pangan, hingga memperkuat ekonomi keluarga. Itulah ukuran keberhasilan yang sesungguhnya,” kata Masliha, Jumat (3/7).
Menurutnya, pembinaan lapangan menjadi bagian penting untuk melihat secara langsung efektivitas pelaksanaan program sekaligus mendengarkan berbagai tantangan yang dihadapi kader PKK di desa.
“Setiap desa memiliki karakteristik dan potensi yang berbeda. Karena itu, pola pembinaannya juga harus disesuaikan dengan kondisi wilayah. Kami tidak datang hanya melakukan penilaian, tetapi juga berdiskusi, memberikan pendampingan, dan mencari solusi agar program yang dijalankan semakin berkualitas dan berkelanjutan,” ujarnya.
Masliha menambahkan, keberhasilan gerakan PKK sangat ditentukan oleh sinergi seluruh elemen, mulai dari pemerintah desa, organisasi perangkat daerah, kader PKK, hingga partisipasi aktif masyarakat.
“Ketika semua pihak bergerak bersama, pembangunan keluarga akan berjalan lebih cepat dan hasilnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat. Inilah semangat yang terus kami dorong di seluruh desa di Kabupaten Halmahera Utara,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala DPMD Kabupaten Halmahera Utara Naftali Gita, menilai keberadaan TP PKK menjadi mitra strategis pemerintah desa dalam memperkuat pembangunan berbasis masyarakat. Menurutnya, sebagian besar indikator pembangunan desa berkaitan erat dengan ruang lingkup gerakan PKK.
“PKK memiliki peran penting karena menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat. Program-programnya mendukung peningkatan kualitas kesehatan keluarga, pendidikan, penguatan ekonomi rumah tangga, ketahanan pangan, hingga pemberdayaan perempuan. Ketika gerakan ini berjalan optimal, dampaknya akan terlihat pada kemajuan desa secara menyeluruh,” ujar Naftali.
Dalam kunjungan tersebut, tim melakukan verifikasi administrasi, peninjauan lapangan, serta dialog bersama kader dan pemerintah desa untuk memetakan capaian maupun kendala pelaksanaan program. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi bahan pembinaan lanjutan guna meningkatkan kualitas implementasi 10 Program Pokok PKK di seluruh wilayah Kabupaten Halmahera Utara.
Melalui pembinaan yang menjangkau wilayah Loloda Kepulauan dan Loloda Utara, TP PKK Kabupaten Halmahera Utara menegaskan komitmennya membangun keluarga sebagai fondasi utama pembangunan daerah. Dengan penguatan kapasitas kader, peningkatan inovasi desa, serta kolaborasi lintas sektor, gerakan PKK diharapkan semakin mampu menghadirkan perubahan yang berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat hingga ke pelosok Halmahera Utara. (ask)














