PT Assyifa Teknologi Nusantara - Jasa Pembuatan Website
PT Assyifa Teknologi Nusantara - Jasa Pembuatan Website

Sekda Halut Pimpin Kerja Bakti Sambut Retret dan Tahbisan Imam Keuskupan Amboina

banner 120x600

KIERAHAINSIGHT.ID | TOBELO Jelang pelaksanaan Retret Tahunan Para Imam dan Tahbisan Imam Baru Keuskupan Amboina Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara mempercepat berbagai persiapan dengan menggelar kerja bakti terpadu di Gereja Paroki Santa Maria Tobelo, Kecamatan Tobelo, selama dua hari, Kamis (2/7) hingga Jumat (3/7).

Kegiatan itu melibatkan jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), panitia pelaksana, para imam, umat, serta masyarakat. Kerja bakti difokuskan pada penataan kawasan gereja sebagai salah satu lokasi utama penyelenggaraan retret tahunan dan tahbisan imam baru yang tahun ini dipusatkan di Tobelo.

Kerja bakti dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Halmahera Utara, E. J. Papilaya, didampingi Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Glen Onthoni, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Yudhiahart Noya, serta Kepala Dinas Pariwisata Muhammad Asri Tapi-Tapi, bersama sejumlah pimpinan OPD lainnya.

Papilaya mengatakan kepercayaan yang diberikan kepada Tobelo sebagai tuan rumah merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab yang harus dijawab melalui persiapan yang matang agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung sesuai harapan.

“Kepercayaan ini merupakan sebuah kehormatan bagi Kabupaten Halmahera Utara. Karena itu, pemerintah daerah memberikan dukungan penuh agar seluruh persiapan dilakukan secara maksimal, sehingga para imam dan tamu yang datang dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan aman, nyaman, dan lancar,” ujar Papilaya.

Menurutnya, kehadiran pemerintah daerah dalam kerja bakti tersebut bukan sekadar memenuhi kewajiban administratif, melainkan menjadi wujud nyata sinergi antara pemerintah, gereja, dan masyarakat dalam menyukseskan agenda keagamaan yang memiliki arti penting bagi Keuskupan Amboina.

Selama dua hari pelaksanaan kerja bakti, para peserta melakukan pembersihan halaman gereja, penataan taman, pemangkasan pepohonan, pengangkutan sampah, pembenahan saluran drainase, penataan area parkir, serta perbaikan sejumlah fasilitas pendukung yang akan dimanfaatkan selama kegiatan berlangsung.

Papilaya menegaskan bahwa kesiapan sarana dan prasarana menjadi salah satu faktor penting dalam memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh peserta yang akan datang dari berbagai daerah di wilayah Keuskupan Amboina.

“Yang ingin kita siapkan bukan hanya lingkungan yang bersih, tetapi juga suasana yang nyaman dan memberikan kesan baik bagi setiap tamu. Halmahera Utara harus mampu menunjukkan kapasitasnya sebagai tuan rumah yang siap melayani dan menyambut setiap peserta dengan penuh keramahan.”

Ia menilai keberhasilan penyelenggaraan kegiatan tidak hanya menjadi tanggung jawab panitia maupun pemerintah daerah, tetapi memerlukan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.

“Kesuksesan sebuah kegiatan besar lahir dari kolaborasi semua pihak. Pemerintah, panitia, gereja, dan masyarakat memiliki tanggung jawab yang sama untuk menjaga kebersihan, keamanan, ketertiban, serta kenyamanan selama kegiatan berlangsung.”

Papilaya juga mengajak masyarakat menjadikan momentum tersebut sebagai kesempatan untuk memperlihatkan budaya gotong royong yang selama ini menjadi ciri khas kehidupan masyarakat Halmahera Utara.

“Semangat gotong royong merupakan kekuatan yang harus terus kita pelihara. Melalui kebersamaan inilah kita ingin menunjukkan bahwa Halmahera Utara bukan hanya siap menjadi tuan rumah, tetapi juga mampu menghadirkan suasana yang penuh persaudaraan, saling menghormati, dan menjunjung tinggi nilai toleransi.”

Menurutnya, penyelenggaraan Retret Tahunan Para Imam dan Tahbisan Imam Baru Keuskupan Amboina tidak hanya memiliki makna religius, tetapi juga memberikan dampak positif bagi daerah karena menghadirkan interaksi sosial, memperkuat persaudaraan, sekaligus memperkenalkan Halmahera Utara kepada tamu yang datang dari berbagai wilayah.

“Pemerintah daerah tentu berharap seluruh peserta membawa pulang kesan yang baik tentang Halmahera Utara. Karena itu, mari kita bersama-sama menjaga kebersihan, ketertiban, dan keramahan selama kegiatan berlangsung. Itulah wujud pelayanan terbaik yang dapat kita berikan sebagai tuan rumah,” tuturnya.

Dipercayanya Tobelo sebagai lokasi penyelenggaraan Retret Tahunan Para Imam dan Tahbisan Imam Baru Keuskupan Amboina Tahun 2026 menjadi momentum penting bagi Kabupaten Halmahera Utara untuk memperlihatkan kesiapan daerah dalam mendukung kegiatan keagamaan berskala regional.

Melalui kolaborasi pemerintah daerah, Keuskupan Amboina, panitia pelaksana, umat, dan masyarakat, seluruh rangkaian kegiatan diharapkan berlangsung aman, tertib, lancar, dan sukses, sekaligus memperkuat citra Halmahera Utara sebagai daerah yang menjunjung tinggi nilai persaudaraan, toleransi, serta semangat gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat. (ask)

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *