H-7 Tiba Di Pelabihan Tobelo, Pemkab Halut Matangkan Persiapan Sambut KM Tatamailau

Awalnya, pemerintah daerah mengusulkan Kapal Ngapulu, namun kebijakan Kementerian Perhubungan menetapkan KM Tatamailau untuk rute perdana ini.

banner 120x600

Halut – Babak baru dalam sejarah transportasi laut Halmahera Utara segera terbuka. Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara (Halut), akhirnya berhasil mewujudkan impian panjang masyarakat akan kehadiran kapal penumpang besar milik PT Pelni. Kapal Motor (KM) Tatamailau dijadwalkan resmi bersandar di Pelabuhan Tobelo pada 27 April 2026 mendatang.

Hadir dalam kegiatan itu, Bupati Halmahera Utara Dr. Piet Hein Babua, Wakil Bupati Halmahera Utara Dr. Kasman Hi. Ahmad, Kapolres Halmahera Utara AKBP Elrikson Pasaribu, Kajari Halmahera Utara Bambang Sunoto, Ketua Pengadilan Negeri Tobelo R. Muhammad Syakrani, Kepala KPLP Tobelo Saharuddin, Danton 2 Kompi Senapan C Yonif 732/Banau Lettu Inf. Dismas, Dan Subpom Tobelo Letda Cpm Irwansyah Kurniawan, Perwakilan Dan Posal Tobelo Sertu George, Perwakilan Depot Pertamina Kupu-kupu Peltu M. Ihyaudin, Kepala Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Maluku Utara Satuan Pelayanan Pelabuhan Tobelo Haris, Perwakilan Kepala Wilker Karantina Kesehatan Tobelo Ibrahim Adam, Para Asisten Sekretaris Daerah Halmahera Utara, serta Para Pimpinan OPD dan tamu undangan lainnya.

Kesiapan menyambut “Kapal Putih” tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang digelar Senin (20/4) pagi di Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas I Tobelo, Desa Rawajaya, Kecamatan Tobelo. Rapat yang dipimpin langsung Bupati Halut, Dr. Piet Hein Babua, ini dihadiri seluruh unsur Forkopimda dan instansi terkait, menandakan seriusnya pemerintah daerah dalam memastikan kelancaran operasional perdana ini.

Bupati Piet mengungkapkan realisasi masuknya KM Tatamailau adalah hasil koordinasi intensif yang telah dimulai sejak tahun 2024. Awalnya, pemerintah daerah mengusulkan Kapal Ngapulu, namun kebijakan Kementerian Perhubungan menetapkan KM Tatamailau untuk rute perdana ini. “Ini merupakan kebijakan pemerintah, dan untuk tahap awal akan dijalankan sambil mengajukan permohonan selama tiga bulan. Prinsipnya, karena ini merupakan permintaan Pemerintah Daerah, maka seluruh komponen dan stakeholder termasuk masyarakat, harus berperan aktif karena sektor transportasi laut kini menjadi prioritas” tegasnya.

Kepala KUPP Tobelo, Saharuddin, menyebut langkah Bupati sebagai terobosan luar biasa yang menjawab kebutuhan dasar masyarakat. Meski fasilitas dermaga khusus penumpang belum tersedia, pelayanan akan dialihkan ke dermaga kontainer dengan dukungan fasilitas penunjang yang memadai. “Selama ini, kapal dengan standar keselamatan yang memadai belum beroperasi di Pelabuhan Tobelo. Dengan hadirnya kapal Pelni, diharapkan standar keselamatan dan kenyamanan dapat terpenuhi,” ujar Saharuddin.

Ia merinci bahwa penumpang akan dilayani menggunakan sistem tiket online di terminal. Untuk menjembatani jarak 700 meter antara terminal dan dermaga, pihak penyelenggara menyediakan shuttle bus bekerja sama dengan DAMRI dan kendaraan pariwisata. Rute perdana yang akan dilayani adalah Tobelo–Tidore–Bitung, dengan konektivitas lanjutan hingga Sorong dan wilayah Timur Indonesia lainnya.

Rapat tersebut menghasilkan komitmen kuat dari berbagai instansi untuk mensukseskan kedatangan KM Tatamailau: Dinas Perhubungan telah menyiapkan tangga kapal dan dua unit bus untuk mobilisasi penumpang, serta akan memasang rambu panduan arah. PDAM menjamin ketersediaan air bersih dengan sistem penyaluran pipa langsung ke kapal, meski akan dilakukan uji coba H-3 untuk meminimalisir dampak pada warga. Dinas Lingkungan Hidup menyiapkan dua mobil kontainer sampah dan akan menggelar kerja bakti massal pada Jumat (24/4) untuk membersihkan area pelabuhan dari bangunan kumuh. Polres Halmahera Utara bersama TNI dan Satpol PP menjamin keamanan dan ketertiban, termasuk pemeriksaan barang bawaan penumpang. “Keamanan yang baik akan menjadi penentu keberlanjutan rute ke depan,” kata Kapolres AKBP Elrikson Pasaribu. Dinas Kesehatan dan Karantina bersiap mendirikan posko kesehatan lengkap dengan ambulance siaga guna mengantisipasi kondisi darurat dan mencegah penyebaran penyakit. PLN dan Pertamina memastikan pasokan listrik dan BBM kapal tersedia cukup, dengan syarat administrasi segera dilengkapi.

Wakil Bupati Halut, Dr. Kasman Hi. Ahmad, menambahkan bahwa penyambutan kedatangan kapal nanti akan dikemas secara meriah dengan melibatkan unsur adat lokal sebagai bentuk kebanggaan daerah. “Pelayanan yang baik akan memberikan citra positif dan membuka peluang penambahan rute di masa depan,” harap Kasman.

Menutup rapat, Bupati Piet kembali menekankan pentingnya sinergi semua pihak. Ia meminta jajarannya untuk melakukan pengecekan akhir (final checking) terhadap seluruh fasilitas, termasuk uji coba tangga kapal dan ketersediaan toilet portable. “Kehadiran kapal ini merupakan peluang untuk meningkatkan akses transportasi dan ekonomi daerah. Meskipun rute masih terbatas, diharapkan ke depan dapat diperluas dengan menunjukkan kesiapan daerah,” pungkas Bupati. (red)

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *