KIERAHAINSIGHT.ID | TOBELO – Kabupaten Halmahera Utara (Halut) resmi mengukuhkan dan melepas ratusan ksatria olahraganya untuk berlaga di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) V Maluku Utara 2026. Upacara sakral pengukuhan ini berlangsung khidmat di Halaman Upacara Kantor Bupati Halmahera Utara, Kecamatan Tobelo, Jumat (05/06).
Penyelenggaraan Porprov V kali ini mengukir sejarah baru dalam dunia olahraga Maluku Utara. Untuk pertama kalinya, ajang multievent terbesar tingkat provinsi ini akan diikuti secara lengkap oleh seluruh 10 kabupaten/kota se-Malut, dan Kabupaten Halmahera Utara mendapat kehormatan besar terpilih sebagai tuan rumah pelaksana.
Ketua Kontingen Porprov V Halut, Roby N. Pangety, dalam laporan resminya memaparkan bahwa sebagai tuan rumah, daerahnya menurunkan kekuatan penuh yang terdiri dari 396 personel. Komposisi ini mencakup 306 atlet, 80 pelatih dan asisten pelatih, serta 10 ofisial tim yang akan bertarung di 27 cabang olahraga (cabor).
”Kita patut berbangga dan bersyukur karena untuk pertama kalinya dalam sejarah penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi Maluku Utara, Kabupaten Halmahera Utara mendapat kehormatan menjadi tuan rumah. Sebanyak 10 kabupaten/kota se-Maluku Utara akan hadir dan berkompetisi di bumi Hibualamo,” ujar Roby.
Orang nomor dua KONI Halut itu, menegaskan bahwa momentum historis ini harus dikawal dengan komitmen tinggi. Pihaknya bertekad mengulang memori manis saat Halut keluar sebagai Juara Umum Porprov Tahun 2017 silam.
”Hari ini kami meneguhkan tekad bahwa kejayaan olahraga Halmahera Utara akan terus bersinar. Bintang prestasi olahraga Halmahera Utara tidak akan redup. Bintang itu akan terus bersinar dari bumi Hibualamo menuju prestasi yang lebih tinggi,” tegasnya memotivasi para atlet.
Bupati Halmahera Utara, Dr. Piet Hein Babua, yang memimpin langsung upacara pengukuhan dan pelepasan, menekankan bahwa ada tanggung jawab ganda yang dipikul oleh seluruh elemen di Halut pada perhelatan yang akan berlangsung 8 hingga 15 Juni 2026 mendatang.
”Ada dua sukses yang akan kita raih; sukses selaku tuan rumah penyelenggara dan sukses sebagai kontingen Halmahera Utara dalam mempertahankan dan meraih juara umum pada kegiatan Porprov ini,” kata Piet dalam sambutannya.
Namun, dengan kehadiran lengkap seluruh daerah di Maluku Utara, Piet memberikan catatan tebal mengenai etika bertanding. Ia mengingatkan agar status sebagai tuan rumah tidak dinodai oleh tindakan-tindakan yang mencederai nilai luhur olahraga.
”Di berbagai daerah sering kali muncul anggapan bahwa tuan rumah mendapatkan keuntungan dengan cara-cara yang tidak terpuji. Saya tidak menginginkan hal itu terjadi di Halmahera Utara. Kita harus membuktikan bahwa Halmahera Utara mampu menjadi tuan rumah yang menjunjung tinggi sportivitas, kejujuran, dan fair play,” tutur Bupati secara lugas.
Ia pun meminta semangat dan jiwa kesatria lokal terus mengalir dalam nadi para atlet selama kompetisi berlangsung. ”Semangat dan jiwa sebagai anak-anak Hibualamo dan putra-putri Canga harus ada di hati para atlet. Tanamkan optimisme dalam diri masing-masing. Tidak ada kata kalah sebelum bertanding,” cetusnya.
Prosesi pelepasan ditandai secara simbolis dengan penyerahan Bendera Kontingen KONI oleh Bupati Piet Hein Babua kepada Sekretaris KONI Kabupaten Halmahera Utara, yang disaksikan langsung oleh ratusan tamu undangan.
Turut hadir dalam agenda tersebut jajaran Forkopimda Halut, di antaranya Ketua DPRD Halut Cristina Lesnussa, Kapolres Halut AKBP Erikson Pasaribu, Kajari Halut Rahmat SH MH, Danramil 1508/Tobelo Mayor Arh M Ali, Anggota DPRD Provinsi Malut Debora Tongo Tongo, serta Sekda Halut Drs. E J Papilaya MTP bersama para pimpinan OPD.
Kini, bumi Hibualamo bersiap menyambut kedatangan ratusan duta olahraga dari seluruh penjuru Maluku Utara dengan keramahtamahan khas Kota Tobelo. (khi)














