PT Assyifa Teknologi Nusantara - Jasa Pembuatan Website
PT Assyifa Teknologi Nusantara - Jasa Pembuatan Website

Bupati Piet Lepas 203 Kontingen Halut ke POPDA XII

banner 120x600

KIERAHAINSIGHT.ID | TOBELO – Sebanyak 203 anggota Kontingen Kabupaten Halmahera Utara resmi dilepas Bupati Dr. Piet Hein Babua, untuk mengikuti Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XII Provinsi Maluku Utara Tahun 2026 yang akan berlangsung di Kabupaten Pulau Morotai pada 7–11 Juli 2026.

Prosesi pelepasan di halaman Kantor Bupati Halmahera Utara, Kecamatan Tobelo, Jumat (3/7), menjadi awal perjuangan 203 anggota kontingen Bumi Hibualamo menuju Kabupaten Pulau Morotai. Turut hadir para asisten, staf ahli bupati, pimpinan OPD, pengurus KONI Halmahera Utara, pelatih, ofisial, tenaga medis, serta 141 atlet yang akan bertanding pada sembilan cabang olahraga di POPDA XII Provinsi Maluku Utara.

Dalam arahannya, Bupati Piet Hein Babua menegaskan para atlet yang berangkat bukan sekadar mengikuti kompetisi, melainkan mengemban amanah membawa nama baik Kabupaten Halmahera Utara. Karena itu, ia meminta seluruh kontingen menjadikan sportivitas, disiplin, dan etika sebagai landasan utama selama mengikuti pertandingan.

“Ketika saudara mengenakan atribut Kabupaten Halmahera Utara, saat itulah saudara membawa kehormatan dan harga diri daerah. Bertandinglah dengan penuh semangat, disiplin, dan menjunjung tinggi sportivitas. Raihlah prestasi melalui kerja keras dan tunjukkan bahwa atlet-atlet Halmahera Utara memiliki karakter yang baik, menghormati lawan, wasit, serta seluruh perangkat pertandingan,” tegas Piet Hein Babua.

Menurut Bupati, keberhasilan seorang atlet tidak hanya diukur dari medali yang diraih, tetapi juga dari sikap dan integritas yang ditunjukkan selama berada di arena pertandingan maupun di luar arena.

Ia mengingatkan seluruh atlet agar mampu menjaga nama baik daerah dengan membangun hubungan yang baik bersama peserta dari kabupaten/kota lain maupun masyarakat Kabupaten Pulau Morotai sebagai tuan rumah penyelenggara.

“Prestasi memang penting, tetapi karakter jauh lebih penting. Saya ingin saudara pulang bukan hanya membawa medali, tetapi juga membawa kebanggaan karena telah menunjukkan sikap sebagai atlet yang berintegritas. Kalau menang, bersyukurlah dengan rendah hati. Kalau belum berhasil, terimalah dengan lapang dada dan jadikan itu sebagai motivasi untuk terus berkembang,” ujarnya.

Bupati juga menegaskan bahwa tidak boleh ada tindakan yang mencederai nilai-nilai sportivitas demi mengejar kemenangan.

“Jangan pernah menghalalkan segala cara untuk meraih kemenangan. Hormati setiap keputusan pertandingan. Kita ingin kemenangan yang lahir dari perjuangan yang jujur, karena itulah kemenangan yang sesungguhnya,” katanya.

Ketua Kontingen Hukum Abdul Gafur, mengatakan Kabupaten Halmahera Utara memberangkatkan 203 orang yang terdiri atas 141 atlet, 18 pelatih, 18 ofisial, 12 panitia, 9 pendamping (LO), dan 5 tenaga medis.

Kontingen Halmahera Utara akan mengikuti seluruh cabang olahraga yang dipertandingkan pada POPDA XII Tahun 2026, yakni atletik, bulu tangkis, sepak bola, taekwondo, bola voli, bola basket, pencak silat, karate, dan tinju.

Keikutsertaan pada sembilan cabang olahraga tersebut merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga dalam membangun sistem pembinaan atlet usia pelajar secara berkelanjutan.

Menurut Piet Hein Babua, pembinaan olahraga pelajar merupakan investasi jangka panjang untuk melahirkan atlet-atlet yang mampu bersaing pada level yang lebih tinggi.

“POPDA bukan sekadar mengejar juara. Ini adalah bagian dari proses pembinaan atlet. Saya berharap dari ajang ini lahir atlet-atlet yang nantinya mampu mengharumkan nama Halmahera Utara, Maluku Utara, bahkan Indonesia di tingkat nasional maupun internasional,” ucapnya.

Salah satu perhatian khusus dalam pelepasan kontingen tahun ini adalah pemberian perlindungan jaminan sosial kepada para peserta melalui BPJS Ketenagakerjaan.

Rangkaian acara ditutup dengan penyerahan secara simbolis kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kepada perwakilan atlet sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara dalam memberikan perlindungan kepada seluruh insan olahraga.

Bupati menegaskan, kebijakan tersebut tidak hanya berlaku pada POPDA, tetapi akan menjadi standar dalam setiap penyelenggaraan kegiatan olahraga di Halmahera Utara.

“Setiap event olahraga yang diikuti para atlet harus dilengkapi dengan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan. Pemerintah harus hadir memberikan rasa aman kepada atlet, pelatih, ofisial, panitia, maupun seluruh pihak yang terlibat. Prestasi itu penting, tetapi keselamatan para pelaku olahraga juga harus menjadi prioritas,” tegasnya.

Menurut Bupati, perlindungan jaminan sosial merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah dalam menciptakan ekosistem olahraga yang profesional, aman, dan berkelanjutan.

POPDA XII Provinsi Maluku Utara menjadi momentum penting bagi atlet-atlet pelajar untuk mengukur hasil pembinaan sekaligus membuka jalan menuju kompetisi yang lebih tinggi.

Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara berharap seluruh kontingen mampu memberikan penampilan terbaik, menjaga kekompakan, menjunjung tinggi nilai-nilai fair play, serta mengharumkan nama daerah melalui prestasi yang membanggakan.

Dengan semangat kebersamaan dan dukungan penuh pemerintah daerah, Kontingen Kabupaten Halmahera Utara optimistis mampu tampil kompetitif di Pulau Morotai dan membawa pulang hasil terbaik bagi masyarakat Bumi Hibualamo. (ask)

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *