kierahainsight.id | Halut – Di tengah berbagai tantangan sosial yang dihadapi masyarakat, semangat solidaritas kembali menyala di Maluku Utara. Relawan Posko Wayamato Peduli menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga Desa Sibenpopo, Kecamatan Patani Barat, Kabupaten Halmahera Tengah.
Bantuan yang disalurkan mencakup kebutuhan pokok hingga perlengkapan penting bagi warga terdampak. Sedikitnya 100 sak beras ukuran 5 kilogram atau total 500 kilogram, pakaian layak pakai, popok, hingga kelambu berhasil dihimpun dari Posko Wayamato Peduli.
Aksi ini menjadi cerminan kuatnya solidaritas sosial masyarakat Maluku Utara yang tetap terjaga di tengah situasi sulit.
Relawan Wayamato Peduli, Fandi Kitong, yang turun langsung ke lokasi, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar distribusi bantuan. “Kami tidak hanya datang membawa bantuan, tetapi juga membawa pesan bahwa saudara-saudara di Sibenpopo tidak sendiri. Ini adalah panggilan hati, bentuk kepedulian nyata terhadap sesama,” ujar Fandi, Selasa (5/5).
Senada dengan itu, Koordinator Posko Wayamato Peduli di Gura, Kecamatan Tobelo, Stevan Elyagner Tindage, menyebut gerakan ini lahir dari nilai lokal yang terus hidup di tengah masyarakat. “Gerakan ini berangkat dari semangat “torang baku bantu”. Ketika ada yang membutuhkan, di situlah kita hadir. Kebersamaan adalah kekuatan utama kami,” ungkap Stevan.
Ia menambahkan, keberhasilan pengumpulan bantuan tidak lepas dari partisipasi luas masyarakat yang secara sukarela menyumbangkan berbagai kebutuhan.
Hingga kini, Posko Wayamato Peduli masih membuka ruang partisipasi publik. Masyarakat dapat menyalurkan bantuan berupa sembako, pakaian layak pakai, alat tulis, obat-obatan, maupun kebutuhan kemanusiaan lainnya. Gerakan ini memperkuat kembali nilai gotong royong sebagai fondasi utama kehidupan sosial masyarakat Maluku Utara. (ask)














