KIERAHAINSIGHT.ID | TOBELO — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Halmahera Utara menggelar Rapat Paripurna dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Kabupaten Halmahera Utara, Selasa (2/6). Rapat yang berlangsung di Ruang Paripurna DPRD Halut, Jalan Ir. Hein Namotemo, Kecamatan Tobelo ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Halmahera Utara, Cristina Lesnussa.
Acara tersebut dihadiri oleh Bupati Halmahera Utara Piet Hein Babua, Wakil Bupati Kasman Hi. Ahmad, Dandim 1508/Tobelo Letkol Inf. Alex Donald M.L. Gaol, Kapolres Halmahera Utara AKBP Erlichson Pasaribu, Kajari Rahmat, serta perwakilan Pengadilan Negeri, Hakim Andy. Turut hadir pula Sekretaris Daerah (Sekda) Halmahera Utara E.J. Papilaya, Wakil Ketua II DPRD Abdilah Bailusy, sejumlah anggota dewan, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Ketua DPRD Cristina Lesnussa mengajak seluruh pihak untuk menjadikan momentum usia ke-23 ini sebagai refleksi kolektif atas capaian dan harapan masyarakat sejak daerah tersebut resmi dimekarkan pada 31 Mei 2003 silam berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2003.
”Kita patut memaknai bahwa peringatan ulang tahun bukan sekadar acara seremonial belaka yang dilaksanakan tanpa makna. Lebih daripada itu, ini menjadi momen penting bagi kita semua untuk merefleksikan perjalanan yang telah ditempuh selama 23 tahun,” ujar Cristina.
Ia menambahkan pemerintah daerah bersama DPRD terus berupaya memacu akselerasi pembangunan di berbagai sektor, mulai dari wilayah Pasir Putih hingga Apulea, yang ditopang oleh kontribusi pajak masyarakat serta pelaku usaha melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Meski demikian, Cristina mengakui bahwa postur APBD dari tahun ke tahun belum sepenuhnya mampu menjawab seluruh tuntutan kebutuhan masyarakat yang terjaring melalui reses anggota dewan di daerah pemilihan masing-masing.
”Ini perlu dipahami bersama, bahwa proses pembangunan itu sangat tergantung dari kondisi keuangan daerah dan prosesnya pun dilakukan secara bertahap sesuai urgensi dan kebutuhan di lapangan,” tambahnya.
Oleh karena itu, legislatif mengharapkan pemerintah daerah agar lebih selektif dan objektif dalam menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) di tahun-tahun mendatang.
Di sisi lain, DPRD mengapresiasi capaian pemda yang dirasakan langsung oleh masyarakat, seperti realisasi pembayaran Penghasilan Tetap (Siltap), Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP), peningkatan struktur jalan kecamatan, hingga penurunan angka stunting.
Selain merefleksikan HUT kabupaten, Cristina juga menyampaikan selamat merayakan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, memaknai Hari Lahir Pancasila, serta mengajak masyarakat menyukseskan pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) di Halmahera Utara.
Senada dengan Ketua DPRD, Bupati Halmahera Utara Piet Hein Babua dalam pidatonya menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat, termasuk jajaran Forkopimda dan ASN yang telah berkontribusi nyata bagi kemajuan daerah.
Menurut Piet, peringatan ini merupakan momentum penting untuk mengenang jasa para pendiri daerah yang telah meletakkan fondasi pembangunan di Halmahera Utara.
“Tema peringatan HUT tahun ini hendaknya menjadi semangat bagi kita untuk terus memperkuat persatuan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, mempercepat pembangunan, serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang merata,” tegas Piet.
Ia optimistis, dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, Kabupaten Halmahera Utara akan tumbuh menjadi daerah yang semakin maju, mandiri, dan berdaya saing di masa depan.
Momentum hari jadi ke-23 ini dinilai bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan menjadi wadah krusial untuk mengevaluasi berbagai program kerja yang sudah berjalan sekaligus mempererat sinergi lintas sektoral antara pemerintah daerah, legislatif, TNI-Polri, dan publik.
Melalui penguatan komitmen dan semangat gotong royong tersebut, Halmahera Utara diharapkan mampu menjawab tantangan pembangunan yang dinamis, meningkatkan mutu pelayanan publik, serta mengakselerasi kesejahteraan masyarakat secara merata di masa-masa mendatang. (khi)














