KIERAHAINSIGHT.ID | TOBELO – Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara memastikan seluruh hak anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Halmahera Utara telah diserahkan setelah mereka menuntaskan tugas dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Halmahera Utara, Hairudin Dodo, mengatakan penyerahan hak tersebut dilakukan secara langsung pada Senin (17/8/2026) malam. Setiap anggota Paskibraka menerima honorarium sebesar Rp3 juta beserta sertifikat sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi mereka selama menjalankan tugas.
Menurut Hairudin, pemberian hak tersebut tidak perlu menunggu seluruh rangkaian kegiatan berakhir. Ia menekankan, penghargaan terhadap anggota Paskibraka harus diberikan tepat waktu sebagai bentuk penghormatan terhadap proses pembinaan, disiplin, serta pengorbanan yang telah mereka jalani.
“Kita kasih rehat. Hak orang dikasih sebelum keringatnya kering. Alhamdulillah, malam ini seluruh hak anggota Paskibraka sudah kita distribusikan,” ujar Hairudin.
Hairudin menjelaskan, para anggota Paskibraka telah menjalani proses pendidikan dan pelatihan secara intensif sejak awal pembinaan. Selama mengikuti rangkaian tersebut, mereka juga tinggal dan menginap di hotel hingga seluruh tugas dalam peringatan HUT ke-81 RI selesai.
Setelah rangkaian kegiatan berakhir pada Selasa sore, para anggota Paskibraka akan dijemput untuk kemudian dipulangkan ke keluarga masing-masing.
Bagi Kesbangpol, pemberian honorarium bukan sekadar pemenuhan hak administratif, tetapi juga bentuk penghargaan atas waktu, tenaga, kedisiplinan, dan tanggung jawab yang telah diberikan para anggota Paskibraka selama menjalankan amanah negara di tingkat kabupaten.
Hairudin berharap honorarium yang diterima dapat digunakan secara bijaksana dan memberikan manfaat, baik bagi anggota Paskibraka maupun keluarga mereka.
Ia juga mempersilakan para anggota menggunakan honor tersebut untuk membantu orang tua apabila memang diperlukan.
“Silakan dipergunakan untuk hal-hal yang penting dan bermanfaat, baik untuk diri sendiri maupun orang tua. Itu menjadi hak masing-masing,” katanya.
Lebih dari sekadar tugas mengibarkan dan menurunkan bendera, Hairudin berharap pengalaman selama menjadi anggota Paskibraka dapat menjadi bekal karakter bagi para peserta ketika kembali ke lingkungan keluarga dan masyarakat.
Nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kebersamaan, kepemimpinan, serta keteladanan yang diperoleh selama proses pembinaan diharapkan tidak berhenti setelah masa tugas berakhir.
Kepada para orang tua, ia meminta agar proses pembinaan tersebut terus didukung sehingga nilai-nilai positif yang telah ditanamkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Yang sudah diajarkan di sini mudah-mudahan bisa diterapkan di keluarga dan masyarakat. Kalau masih ada yang kurang, ke depan bisa dilengkapi, sehingga mereka dapat menjadi contoh yang baik bagi teman-teman lainnya,” harapnya.
Hairudin menilai, keberhasilan pembinaan Paskibraka tidak hanya diukur dari kelancaran mereka menjalankan tugas pada momentum peringatan kemerdekaan, tetapi juga dari perubahan sikap dan karakter yang mereka bawa setelah kembali ke tengah masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Hairudin juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung proses pembinaan hingga pelaksanaan tugas Paskibraka berjalan dengan baik.
Apresiasi secara khusus disampaikan kepada para orang tua yang telah memberikan dukungan kepada anak-anak mereka selama mengikuti proses pendidikan dan pelatihan.
Ia juga mengapresiasi insan pers yang turut memberitakan berbagai kegiatan positif selama rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Halmahera Utara.
“Terima kasih kepada seluruh insan pers yang telah membantu menyampaikan pemberitaan positif. Kami berharap kerja sama antara pemerintah daerah dan teman-teman wartawan ke depan semakin baik,” pungkas Hairudin.
Dengan penyerahan honorarium dan sertifikat tersebut, rangkaian tugas para anggota Paskibraka Halmahera Utara memasuki tahap akhir. Mereka selanjutnya diharapkan kembali ke keluarga dengan membawa pengalaman, kedisiplinan, dan semangat kebangsaan yang telah ditempa selama menjalankan tugas sebagai pengibar bendera pada peringatan kemerdekaan. (ask)












