Halut – Apresiasi tinggi datang dari DPRD Halmahera Utara atas keberhasilan Pemerintah Daerah menghadirkan kapal milik PT PELNI ke Pelabuhan Tobelo, sebuah langkah yang selama ini dinantikan masyarakat dan kini mulai menjadi kenyataan.
Kapal putih KM Tatamailau yang diproyeksikan segera bersandar untuk pertama kalinya itu dinilai sebagai simbol kemajuan daerah, sekaligus bukti nyata kerja keras pemerintah dalam membuka akses konektivitas laut.
Langkah tersebut bukan tanpa proses. Pemda Halmahera Utara bersama instansi terkait sebelumnya telah menggelar rapat koordinasi di Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas I Tobelo guna memastikan kesiapan infrastruktur, mulai dari dermaga hingga pelayanan penumpang.
Ketua DPRD Halmahera Utara, Christina Lesnussa, menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas upaya tersebut. Ia menegaskan, kehadiran kapal Pelni di Tobelo merupakan hasil dari perjuangan panjang dan lobi strategis pemerintah daerah.
“Kami memberikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Halmahera Utara Dr. Piet Hein Babua dan Wakil Bupati Dr. Kasman Hi. Ahmad beserta jajaran yang telah berjuang menghadirkan kapal Pelni hingga masuk ke Tobelo untuk pertama kalinya,” ujarnya.
Menurut Christina, masuknya KM Tatamailau bukan sekadar penambahan armada transportasi, tetapi menjadi titik balik bagi perkembangan Halmahera Utara sebagai wilayah yang semakin terbuka dan terhubung.
“Masuknya KM Tatamailau di Pelabuhan Tobelo adalah pertanda kemajuan bagi Halmahera Utara. Ini tidak lepas dari lobi dan terobosan pemerintah daerah,” katanya.
Lebih jauh, kapal dengan kapasitas sekitar 1.500 penumpang itu diyakini akan memberikan dampak langsung bagi masyarakat, terutama dalam mempermudah mobilitas serta membuka peluang ekonomi baru.
“Kapasitasnya besar, ini akan sangat membantu masyarakat yang ingin bepergian serta membuka peluang ekonomi baru,” tambahnya. (red)
















