KIERAHAINSIGHT.ID | MOROTAI – Bupati Halmahera Utara, Dr. Piet Hein Babua, menghadiri pembukaan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XII Provinsi Maluku Utara di Stadion Bangsaha, Desa Darame, Kecamatan Morotai Selatan, Selasa (7/7). Kehadiran Bupati Piet melengkapi kehadiran para kepala daerah pada seremoni pembukaan yang secara resmi dibuka Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, dengan harapan melahirkan atlet-atlet pelajar berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional hingga internasional.
Upacara pembukaan berlangsung semarak dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan organisasi perangkat daerah, serta kontingen dari 10 kabupaten/kota se-Maluku Utara yang akan berkompetisi selama tujuh hari di Kabupaten Pulau Morotai.
Bupati Piet hadir bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara sebagai bentuk partisipasi pemerintah daerah dalam pembukaan pesta olahraga pelajar dua tahunan tersebut. Kehadiran para kepala daerah sekaligus menjadi dukungan terhadap upaya pembinaan atlet usia pelajar yang diproyeksikan menjadi tulang punggung olahraga Maluku Utara pada masa mendatang.
Saat membuka POPDA XII, Sarbin Sehe mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai yang kembali dipercaya menjadi tuan rumah. Menurutnya, kepercayaan tersebut merupakan cerminan kesiapan Morotai dalam menyelenggarakan berbagai agenda berskala provinsi.
Lebih dari sekadar kompetisi, Sarbin menegaskan POPDA merupakan bagian penting dari proses pembinaan atlet sejak dini. Dari ajang inilah diharapkan lahir bibit-bibit olahraga yang mampu membawa nama Maluku Utara bersaing pada level nasional bahkan internasional.
“Mudah-mudahan dari ajang ini akan lahir atlet-atlet hebat, generasi baru yang mampu bersaing dan mengharumkan nama Maluku Utara di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Sarbin.
Ia juga mengingatkan seluruh perangkat pertandingan, mulai dari wasit, juri, panitia, pelatih hingga ofisial, agar menjaga profesionalisme, integritas, serta menjunjung tinggi nilai sportivitas dalam setiap pertandingan.
“Di lapangan kita boleh bersaing, tetapi di balik pertandingan ada persaudaraan, sportivitas, dan nilai kemanusiaan yang harus terus dijaga. Kita hanya bertanding sesaat, selebihnya kita adalah anak bangsa yang wajib menjaga persatuan dan kesatuan,” katanya.
Sementara itu, Bupati Pulau Morotai, Rusli Sibua, menyampaikan apresiasi kepada seluruh kontingen yang telah hadir dan berpartisipasi dalam POPDA XII. Menurutnya, ajang olahraga pelajar ini bukan hanya menjadi ruang kompetisi, tetapi juga momentum memperkuat persaudaraan antardaerah di Maluku Utara.
“Mari kita jadikan POPDA ini sebagai panggung prestasi, sportivitas, dan persaudaraan bagi seluruh anak-anak Maluku Utara,” ujar Rusli.
Rusli juga mengajak seluruh atlet memanfaatkan POPDA XII sebagai kesempatan untuk menunjukkan kemampuan terbaik dengan tetap mengedepankan disiplin, etika, dan rasa saling menghormati selama pertandingan berlangsung.
POPDA XII Provinsi Maluku Utara diikuti sebanyak 1.360 atlet dan ofisial dari 10 kabupaten/kota. Kompetisi yang berlangsung hingga sepekan mendatang ini menjadi bagian dari agenda pembinaan olahraga pelajar sekaligus sarana menjaring atlet-atlet potensial yang dipersiapkan memperkuat kontingen Maluku Utara pada berbagai kejuaraan tingkat nasional. (ask)














