KIERAHAINSIGHT.ID | TOBELO – Sebuah bengkel las di Desa Wosia, Kecamatan Tobelo Tengah, Kabupaten Halmahera Utara, ludes dilalap api pada Kamis (9/7) pagi. Respons cepat personel Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Halmahera Utara berhasil mengendalikan kobaran api sebelum menjalar ke bangunan lain di kawasan tersebut. Berkat upaya itu, sebuah warung makan dan warung sembako yang berdempetan dengan bengkel hanya mengalami kerusakan pada sebagian bangunan.
Peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka. Namun, kebakaran menghanguskan seluruh bangunan bengkel las dan menyebabkan kerugian materiil yang hingga kini masih dalam proses pendataan. Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Berdasarkan data yang dihimpun KIERAHAINSIGHT.ID, Satpol PP dan Damkar Kabupaten Halmahera Utara menerima laporan kebakaran pada pukul 07.47 WIT. Tak lama kemudian, petugas bergerak menuju lokasi dengan mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran dan dua mobil tangki air untuk melakukan pemadaman.
Saat tiba di lokasi, kobaran api telah membesar dan melalap hampir seluruh bangunan bengkel las. Api kemudian merembet ke warung makan yang berada tepat di samping bengkel hingga membakar bagian dapur dan sebagian ruang depan. Di sisi lainnya, sebuah warung sembako juga sempat terdampak, namun hanya beberapa barang yang berada paling dekat dengan sumber api ikut terbakar.
Petugas berjibaku mengendalikan kobaran api agar tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi. Setelah situasi dinyatakan aman, proses dilanjutkan dengan pendinginan hingga api dipastikan padam sepenuhnya pukul 08.25 WIT.
Pemilik warung makan, Sari, mengaku mengetahui kebakaran setelah mendengar teriakan warga yang melintas di depan lokasi.
“Saya kaget karena ada yang teriak kebakaran. Waktu saya keluar, bengkel las sudah terbakar dan apinya sudah merembet ke atap warung. Jadi saya juga belum tahu penyebabnya apa,” ujar Sari.
Ia mengatakan, sesaat sebelum api membesar dirinya sempat mendengar suara seperti gesekan dari arah bengkel. Namun, ia tidak mengetahui secara pasti sumber suara tersebut.
“Saya hanya sempat dengar seperti bunyi gesekan, tapi saya tidak tahu pasti bunyi apa. Karena panik, dapur dan ruang depan warung sudah terlihat terbakar. Saya bersama suami langsung bergegas menyelamatkan barang-barang yang masih bisa diselamatkan,” tuturnya.
Di lokasi yang sama, Andri, pemilik warung sembako yang berada di samping bengkel, juga mengaku baru mengetahui kejadian tersebut setelah diteriaki warga yang melintas.
“Saya baru tahu ada kebakaran setelah orang-orang yang lewat berteriak. Waktu saya keluar, api sudah membesar,” katanya.
Menurut Andri, kobaran api sempat mengenai bagian belakang warungnya. Beruntung, api berhasil dikendalikan sebelum menghanguskan bangunan miliknya.
“Hanya beberapa barang yang berada dekat dengan bengkel yang ikut terbakar. Syukur tidak ada kerugian besar karena api cepat dipadamkan,” ujarnya.
Peristiwa tersebut sempat mengundang perhatian warga yang berdatangan ke lokasi untuk menyaksikan proses pemadaman. Aparat keamanan turut mengamankan area agar proses pemadaman dan pendinginan dapat berlangsung lancar.
Hingga berita ini diterbitkan, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Sementara itu, petugas juga masih melakukan pendataan untuk memastikan total kerugian materiil akibat insiden tersebut. (ask)














