KIERAHAINSIGHT.ID | TOBELO – Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara mematangkan persiapan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi Sekolah Rakyat Tahun Ajaran 2026/2027 yang dijadwalkan berlangsung mulai 14 Juli 2026 di Desa Kukumutuk, Kecamatan Kao. Persiapan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi secara daring bersama Pemerintah Provinsi Maluku Utara dan Kementerian Sosial RI, Kamis (9/7/2026).
Rapat diikuti Bupati Halmahera Utara Piet Hein Babua dari ruang rapat Kantor Bupati, didampingi Kepala Dinas Sosial Halmahera Utara Andarias M. Panimba, Kepala Dinas Pendidikan Hertje Manuel, serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup Yudhiahart Noya.
Turut hadir Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe, bersama jajaran Dinas Sosial dan Dinas Pendidikan dari Kota Ternate, Kota Tidore Kepulauan, Kabupaten Halmahera Barat, serta Ketua Taruna Siaga Bencana (Tagana) Provinsi Maluku Utara.
Kepala Dinas Sosial Halmahera Utara Andarias Panimba menjelaskan rapat koordinasi tersebut merupakan tindak lanjut pelaksanaan Program Sekolah Rakyat Tahun Ajaran 2026/2027 yang diselenggarakan Kementerian Sosial Republik Indonesia melalui Sentra Wasana Bahagia Ternate.
Menurutnya, rapat difokuskan untuk memastikan kesiapan seluruh tahapan pelaksanaan MPLS yang akan dilaksanakan serentak secara nasional, dengan Halmahera Utara menjadi lokasi penyelenggaraan Sekolah Rakyat di Provinsi Maluku Utara.
“Pelaksanaan MPLS direncanakan dibuka pada 14 Juli 2026 di Desa Kukumutuk, Kecamatan Kao. Karena itu seluruh persiapan harus dipastikan berjalan optimal, mulai dari penjangkauan calon peserta didik hingga kesiapan lokasi,” ujar Andarias.
Ia mengatakan, Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara menargetkan penjangkauan sebanyak 284 calon peserta didik dari keluarga kurang mampu yang akan mengikuti Program Sekolah Rakyat. Rinciannya terdiri atas 90 siswa jenjang SD, 90 siswa jenjang SMP, dan 104 siswa jenjang SMA.
Andarias menyebut capaian tersebut merupakan hasil percepatan yang dilakukan Dinas Sosial setelah mendapat arahan langsung dari Bupati Piet Hein Babua dan Sekretaris Daerah agar pelaksanaan Program Sekolah Rakyat menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah.
“Atas amanat Bupati dan Sekda, penjangkauan Sekolah Rakyat di Halmahera Utara harus menjadi fokus. Dalam waktu sekitar satu bulan sejak saya dilantik sebagai Kepala Dinas Sosial, kami berupaya mempercepat penjangkauan sehingga Halmahera Utara mampu menjadi yang terdepan di antara kabupaten dan kota di Maluku Utara,” katanya.
Sementara itu, Bupati Halmahera Utara Piet Hein Babua menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara untuk mendukung penuh pelaksanaan Program Sekolah Rakyat sebagai bagian dari agenda nasional pemerintah.
Menurut Piet, seluruh tahapan persiapan menjelang pelaksanaan MPLS harus dilakukan secara maksimal, mulai dari kesiapan lokasi, kelengkapan fasilitas, hingga pendataan calon peserta didik agar pelaksanaan program berjalan sesuai rencana.
“Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Utara, kami mendukung penuh pelaksanaan MPLS Sekolah Rakyat di Desa Kukumutuk. Seluruh persiapan harus dilakukan secara matang sehingga pelaksanaan program nasional ini dapat berjalan dengan baik,” kata Piet.
Ia berharap Sekolah Rakyat mampu menjadi ruang pendidikan yang inklusif sekaligus membuka kesempatan lebih luas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk memperoleh layanan pendidikan yang berkualitas.
“Program ini harus menjadi fondasi dalam membentuk generasi yang berkarakter dan mempersiapkan calon pemimpin masa depan. Karena itu, keberhasilan pelaksanaannya menjadi tanggung jawab bersama,” ujarnya.
Dalam rapat tersebut, Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe turut mengapresiasi kesiapan Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara sebagai lokasi pelaksanaan MPLS Sekolah Rakyat di Provinsi Maluku Utara.
Ia mengajak seluruh pemerintah daerah dan instansi terkait memperkuat koordinasi agar agenda nasional yang diinisiasi Kementerian Sosial RI tersebut dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya anak-anak dari keluarga prasejahtera yang menjadi sasaran Program Sekolah Rakyat. (ask)














