KIERAHAINSIGHT.ID | Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara bersama Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Halut mendorong pengembangan olahraga masyarakat agar tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial.
Salah satu gagasan yang mengemuka adalah menghadirkan Car Free Day (CFD) secara rutin di Tobelo sekaligus membuka ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Gagasan tersebut disampaikan Wakil Bupati Halmahera Utara Dr. Kasman Hi. Ahmad, saat pencanangan Gerakan Indonesia Aktif, Jumat (25/9/2026), di halaman Kantor Bupati Halmahera Utara, Jalan Ir. Hein Namotemo, Kecamatan Tobelo.
Ratusan warga, aparatur sipil negara (ASN), pelajar, serta unsur TNI-Polri mengikuti kegiatan bertajuk “Sehat Bersama, Halut Segar, Halut Setara, Bergerak Bersama untuk Indonesia Sehat.” Rangkaian kegiatan meliputi jalan santai, Fun Run tingkat SMP, senam bersama, Bincang Bugar, serta pengukuhan Pengurus Antarwaktu KORMI Halut periode 2025–2029.
Kasman mengatakan KORMI memiliki ruang gerak yang berbeda dari organisasi olahraga yang berorientasi pada prestasi. Menurutnya, olahraga masyarakat perlu dikembangkan dalam bentuk kegiatan yang terbuka, rekreatif, dan dapat diikuti berbagai kalangan.
“KORMI memiliki ruang gerak yang berbeda. Kalau KONI lebih menitikberatkan pada olahraga prestasi, KORMI hadir untuk mengembangkan olahraga masyarakat, termasuk olahraga tradisional dan rekreatif,” kata Kasman.
Ia menilai olahraga rekreatif tidak hanya berkaitan dengan kebugaran jasmani. Kegiatan yang melibatkan masyarakat secara luas juga dapat menjadi sarana membangun interaksi dan kebersamaan.
“Olahraga bukan hanya soal menjaga kebugaran, tetapi juga membangun kebersamaan. Karena itu, kegiatan seperti ini harus terus dihidupkan,” ujarnya.
Antusiasme masyarakat dalam kegiatan tersebut menjadi salah satu alasan Kasman mendorong pengembangan CFD secara berkala di Halmahera Utara.
Menurutnya, kegiatan itu dapat dikoordinasikan bersama KORMI dan dikembangkan sebagai ruang publik yang menyediakan aktivitas olahraga serta rekreasi bagi masyarakat.
“Kita dorong Car Free Day hadir secara rutin di Halmahera Utara, misalnya setiap pekan. KORMI dapat menjadi penggeraknya,” ungkap Kasman.
Bagi Wabup Kasman, CFD juga memiliki potensi untuk memberi manfaat ekonomi. Ruang publik yang dipenuhi warga dapat dimanfaatkan pelaku UMKM untuk memperkenalkan sekaligus memasarkan produk mereka.
“Jangan hanya menjadi ruang olahraga. Kita ingin CFD sekaligus menjadi ruang bagi UMKM untuk memasarkan produk dan menggerakkan ekonomi masyarakat,” tegasnya.
Dengan konsep tersebut, olahraga masyarakat dan aktivitas ekonomi lokal dapat berjalan dalam satu ruang. Masyarakat memperoleh ruang untuk beraktivitas secara sehat, sementara pelaku UMKM mendapatkan kesempatan menjangkau konsumen secara langsung.
Pencanangan Gerakan Indonesia Aktif di Halmahera Utara diikuti berbagai unsur masyarakat. Sejumlah pejabat daerah hadir, di antaranya Ketua DPRD Halmahera Utara Christina Lesnussa, Ketua KORMI Provinsi Maluku Utara Ir. Saifudin Djubah, Sekda Halmahera Utara E.J. Papilaya, serta Ketua KORMI Halut Hernever F. Tjandua, para Asisten, staf Ahli dan Pimpinan OPD lingkup Pemkab Halut.
Unsur Kodim 1508/Tobelo bersama Persit KCK, Bhayangkari Polres Halut, KUPP Kelas I Tobelo, ASN, pelajar, komunitas olahraga, dan masyarakat turut ambil bagian.
Kasman berharap momentum tersebut menjadi awal bagi pengembangan aktivitas olahraga masyarakat yang lebih berkelanjutan di Halmahera Utara.
“Semoga semangat bergerak bersama ini tidak berhenti hari ini, tetapi menjadi kebiasaan masyarakat di seluruh Halmahera Utara,” pungkasnya.
Jika direalisasikan secara rutin dan dikelola dengan baik, CFD dapat menjadi ruang temu baru bagi olahraga, komunitas, masyarakat, dan UMKM lokal di Tobelo. (ask)














