KIERAHAINSIGHT.ID | Sebanyak 74 mahasiswa asal Kabupaten Halmahera Utara mengikuti Ucap Janji Kelulusan Periode VII Tahun Akademik 2025/2026 Genap, Angkatan 2022 dan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) 2026 Program Studi Sarjana Kebidanan Fakultas Kedokteran dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Jakarta (FKK UMJ), Rabu (16/9/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di Hotel Greenland Kecamatan Tobelo itu, dilaksanakan secara virtual melalui Zoom Meeting. Ucap janji kelulusan menjadi momentum bagi para calon lulusan untuk memasuki tahapan pengabdian profesional sekaligus memperkuat kontribusi sumber daya manusia bidang kesehatan bagi masyarakat Halmahera Utara.
Wakil Bupati Halmahera Utara Dr. Kasman Hi. Ahmad, hadir dalam kegiatan tersebut didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Halmahera Utara.
Kegiatan mengangkat tema “Sinergi Janji Sarjana Kebidanan FKK UMJ: Mengemban Amanah Melalui Konseling Kebidanan Bernilai Keislaman untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak Indonesia.”
Dalam sambutannya, Kasman menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh mahasiswa yang telah menyelesaikan pendidikan. Ia mengingatkan bahwa kelulusan tidak berhenti pada pencapaian akademik, melainkan membawa konsekuensi berupa tanggung jawab untuk mengamalkan ilmu.
“Kelulusan bukan hanya menjadi pencapaian akademik, tetapi juga awal dari tanggung jawab yang lebih besar dalam mengabdikan ilmu kepada masyarakat,” ujar Kasman.
Ia berharap lulusan asal Halmahera Utara tidak hanya membawa pulang gelar akademik, tetapi juga mampu menerapkan kompetensi yang diperoleh selama menjalani pendidikan untuk menjawab kebutuhan masyarakat.
Menurut Kasman, kontribusi tersebut dapat diwujudkan melalui kerja profesional, pelayanan yang bertanggung jawab, serta pengabdian yang berorientasi pada kemanfaatan publik.
“Kami berharap lulusan asal Halmahera Utara dapat kembali memberikan kontribusi bagi daerah dengan mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama menempuh pendidikan,” katanya.
Ia juga mendorong para lulusan Sarjana Kebidanan untuk menjadikan ilmu yang dimiliki sebagai dasar dalam memberikan pelayanan kesehatan yang profesional sekaligus humanis.
“Menjadi tenaga kesehatan yang hadir dengan ilmu, bekerja dengan hati dan mengabdi dengan penuh tanggung jawab serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan kemajuan daerah,” ujarnya. (ask)














