KIERAHAINSIGHT.ID | TOBELO – Bupati Halmahera Utara Piet Hein Babua meresmikan Gedung Sekolah Minggu, Remaja, dan Pemuda Jemaat Imanuel Gamsungi di Kecamatan Tobelo, Kamis (16/7/2026). Peresmian gedung tersebut menjadi penanda komitmen bersama pemerintah dan gereja dalam memperkuat pembinaan iman, karakter, serta kualitas generasi muda di Halmahera Utara.
Peresmian diawali dengan ibadah syukur, kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita oleh Bupati Piet Hein Babua bersama Ketua Sinode Gereja Masehi Injili di Halmahera (GMIH) Jalan Gamsungi, Pdt. Demianus Ice, sebagai tanda resmi dioperasikannya gedung tersebut.
Kegiatan turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), para pendeta, tokoh masyarakat, serta jemaat GMIH Imanuel Gamsungi.
Dalam sambutannya, Bupati Piet Hein Babua mengatakan pembangunan rumah ibadah yang terus berlangsung di berbagai wilayah Halmahera Utara menunjukkan meningkatnya kesadaran beragama masyarakat. Menurutnya, pembangunan fisik harus berjalan seiring dengan penguatan karakter dan kehidupan yang rukun di tengah masyarakat.
“Dalam beberapa bulan terakhir hampir setiap bulan saya menghadiri peletakan batu pertama maupun peresmian rumah ibadah. Bagi saya, ini menunjukkan bahwa kesadaran dan iman masyarakat Halmahera Utara terus bertumbuh,” kata Piet.
Ia menegaskan, pemerintah daerah akan terus mendukung kegiatan pembinaan keagamaan karena merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang aman, tertib, dan harmonis.
“Pemerintah berkewajiban menciptakan suasana yang aman, tenteram, tertib, dan nyaman. Karena itu seluruh jajaran pemerintah daerah harus mendukung upaya-upaya yang memperkuat persatuan dan kerukunan di tengah masyarakat,” ujarnya.
Bupati berharap Gedung Sekolah Minggu, Remaja, dan Pemuda Jemaat Imanuel Gamsungi tidak hanya menjadi sarana pendidikan gereja, tetapi juga menjadi ruang pembinaan karakter bagi anak-anak dan generasi muda.
“Rumah ibadah jangan hanya menjadi bangunan yang indah dipandang. Kehadirannya harus memberi manfaat bagi masyarakat, memperkuat toleransi, serta menjadi pusat pembinaan iman dan karakter generasi muda,” tuturnya.
Ia juga mengajak Jemaat Imanuel Gamsungi, yang merupakan salah satu jemaat tertua di Kota Tobelo, untuk terus menjadi teladan dalam membangun kehidupan yang harmonis di tengah masyarakat yang majemuk.
Sementara itu, Ketua Sinode GMIH Jalan Gamsungi, Pdt. Demianus Ice, mengatakan gedung yang diresmikan tersebut merupakan wujud syukur atas penyertaan Tuhan sekaligus hasil gotong royong seluruh jemaat.
Menurutnya, keberadaan gedung itu harus dimanfaatkan secara optimal sebagai pusat pendidikan iman bagi anak-anak, remaja, dan pemuda agar pembinaan gereja berlangsung secara berkesinambungan.
“Orientasi pelayanan gereja tidak hanya membangun gedung, tetapi juga membangun manusianya. Karena itu, gedung ini harus dimanfaatkan sebagai pusat pembinaan iman yang berkelanjutan bagi setiap generasi,” ujar Demianus.
Ia menambahkan, pendidikan iman yang berkesinambungan akan membentuk generasi yang memahami ajaran gereja, memiliki karakter yang kuat, serta siap melayani di tengah masyarakat.
“Gedung ini harus menjadi ruang belajar yang sungguh-sungguh bagi anak-anak, remaja, dan pemuda. Melalui pembinaan yang berkelanjutan, kami berharap lahir generasi yang memiliki iman yang kuat, memahami ajaran gereja, serta siap melayani di tengah masyarakat,” katanya.
Rangkaian peresmian ditutup dengan penyerahan kunci gedung secara simbolis kepada pengurus jemaat, peninjauan fasilitas bangunan, serta persembahan puji-pujian dari anak-anak Sekolah Minggu Jemaat Imanuel Gamsungi sebagai ungkapan syukur atas selesainya pembangunan gedung yang diharapkan menjadi pusat pembinaan iman, karakter, dan kepemimpinan generasi muda di Halmahera Utara. (ask)












