PT Assyifa Teknologi Nusantara - Jasa Pembuatan Website
PT Assyifa Teknologi Nusantara - Jasa Pembuatan Website

UGM dan Sanggar Dabiloha Bersinergi Lestarikan Budaya Hibualamo

banner 120x600

KIERAHAINSIGHT.ID | TOBELO – Guru Besar Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) mengunjungi Sanggar Dabiloha, Tanjung Pilawang, Kecamatan Tobelo, Senin (13/7), guna menjajaki kolaborasi pelestarian budaya masyarakat adat Hibualamo melalui dokumentasi dan pemanfaatan teknologi.

Rombongan akademisi disambut Sekretaris Lembaga Adat Hibualamo, Jesaya R. Banari. Pertemuan tersebut menjadi ruang dialog antara kalangan akademisi dan masyarakat adat mengenai upaya menjaga warisan budaya di tengah perkembangan zaman.

Pendamping Mahasiswa KKN UGM di Halmahera Utara, Prof. Dr. Tri Kuntoro Priyambodo, mengatakan kehadiran mahasiswa tidak hanya bertujuan menjalankan program pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga belajar langsung dari nilai-nilai budaya yang hidup di tengah masyarakat.

“Kami sangat berterima kasih atas penerimaan yang luar biasa ini. Kehadiran mahasiswa KKN UGM di sini bukan hanya untuk berbagi ilmu yang mereka bawa dari kampus, tetapi yang lebih penting adalah untuk belajar langsung dari akar rumput. Kebudayaan Hibualamo memiliki nilai-nilai luhur yang luar biasa, dan kami berharap adik-adik mahasiswa dapat membantu mempromosikan serta mendokumentasikan potensi budaya ini agar lebih dikenal di kancah nasional maupun internasional,” ujar Prof. Tri Kuntoro.

Menurutnya, keterlibatan perguruan tinggi dalam mendokumentasikan budaya lokal menjadi salah satu langkah penting untuk menjaga keberlanjutan pengetahuan tradisional sekaligus memperkenalkannya kepada masyarakat yang lebih luas.

Sementara itu, Sekretaris Lembaga Adat Hibualamo, Jesaya R. Banari, menyambut positif kunjungan tersebut. Ia menilai kolaborasi antara lembaga adat dan perguruan tinggi dapat memperkuat upaya pelestarian budaya, sekaligus meningkatkan kapasitas generasi muda dalam memanfaatkan teknologi.

“Pintu kami selalu terbuka lebar untuk dunia pendidikan. Kunjungan dari Prof. Tri Kuntoro dan para mahasiswa UGM ke Sanggar Dabiloha ini adalah sebuah kehormatan bagi kami. Kami berharap kolaborasi ini tidak berhenti di sini, tetapi ada transfer pengetahuan yang nyata, terutama dalam membantu generasi muda kami memanfaatkan teknologi untuk melestarikan budaya, tari-tarian, dan nilai adat Hibualamo agar tidak tergerus zaman,” kata Jesaya.

Selain mempererat hubungan antara dunia akademik dan masyarakat adat, kunjungan tersebut juga menjadi bagian dari pengenalan kekayaan budaya Hibualamo kepada mahasiswa KKN UGM.

Melalui kolaborasi tersebut, kedua pihak berharap lahir berbagai program dokumentasi, edukasi, dan promosi budaya yang dapat mendukung pelestarian warisan budaya Halmahera Utara secara berkelanjutan. (ask)

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *