Tragedi Dukono Jadi Perhatian Internasional, Delegasi Kedubes Singapura Tinggalkan Halut

banner 120x600

kierahainsight.id | Halmahera Utara — Tragedi erupsi Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara menarik perhatian internasional. Pemerintah Singapura melalui Kedutaan Besar Singapura untuk Republik Indonesia turun langsung melakukan pendampingan terhadap dua warga negaranya yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut.

Setelah beberapa hari berada di Halmahera Utara, delegasi Kedubes Singapura akhirnya meninggalkan Tobelo menuju Sofifi, Selasa (12/5).

Rombongan bertolak dari Hotel Marahai Park, Desa Wosia, Kecamatan Tobelo, sekitar pukul 12.42 WIT usai menyelesaikan rangkaian agenda koordinasi dan pendampingan di wilayah Halmahera Utara.

Sebelum keberangkatan, Bupati Halmahera Utara Piet Hein Babua tiba di lokasi dan bertemu langsung dengan delegasi Kedubes Singapura sebagai bagian dari agenda pelepasan rombongan.

Delegasi tersebut terdiri dari Sharon Chan selaku First Secretary/Administration and Consular serta Khairul Anwar Abdul Wahab sebagai Third Secretary/Administration and Consular.

Keduanya diketahui berada di Halmahera Utara untuk melakukan koordinasi terkait penanganan dua warga negara Singapura yang menjadi korban erupsi Gunung Dukono beberapa waktu lalu.

Usai pertemuan singkat dengan pemerintah daerah, rombongan kemudian meninggalkan Hotel Marahai Park menggunakan kendaraan Toyota Rush hitam menuju Sofifi.

Kehadiran langsung pihak Kedutaan Besar Singapura di Halmahera Utara menjadi gambaran besarnya perhatian pemerintah asing terhadap penanganan korban dalam tragedi erupsi Gunung Dukono yang sebelumnya menelan korban jiwa warga negara asing.(ask)

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *