KIERAHAINSIGHT.ID | TOBELO – Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi dalam pengisian E-Survei Indeks Harmoni Indonesia (IHal) Tahun 2026, sebuah program nasional yang bertujuan mengukur tingkat keharmonisan masyarakat Indonesia dalam kehidupan sosial, ekonomi, budaya, dan kebangsaan.
Ajakan tersebut disampaikan melalui Surat Sekretariat Daerah Kabupaten Halmahera Utara Nomor 200.1.1/659 tertanggal 18 Juni 2026 tentang permohonan menjadi responden pengisian E-Survei Indeks Harmoni Indonesia.
Program ini merupakan tindak lanjut dari Surat Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri Nomor 400.4.7/e-649/Polpum tanggal 12 Juni 2026 mengenai pelaksanaan Pengukuran Indeks Harmoni Indonesia Tahun 2026.
Pengukuran tersebut dilakukan untuk memperoleh gambaran objektif mengenai tingkat keharmonisan masyarakat Indonesia di tengah keberagaman suku, agama, budaya, dan latar belakang sosial yang menjadi kekuatan bangsa.
Dalam surat resmi yang ditandatangani atas nama Bupati Halmahera Utara oleh Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Halut, Wenas Rompis, dijelaskan bahwa survei ini menjadi instrumen strategis pemerintah dalam merumuskan arah kebijakan nasional berbasis data dan kondisi riil masyarakat.
“Pengukuran Indeks Harmoni Indonesia dilakukan untuk mengukur tingkat keharmonisan di antara keberagaman masyarakat yang meliputi bidang sosial, ekonomi, budaya, dan kebangsaan yang akan menjadi instrumen strategis dalam penyusunan arah kebijakan nasional,” demikian substansi yang termuat dalam surat resmi Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara.
Indeks Harmoni Indonesia dikembangkan untuk memetakan kondisi hubungan sosial masyarakat Indonesia secara lebih komprehensif.
Melalui survei ini, pemerintah berupaya mengidentifikasi tingkat toleransi, kohesi sosial, semangat kebangsaan, hingga kualitas interaksi masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
Data yang terkumpul nantinya akan menjadi referensi penting bagi pemerintah pusat maupun daerah dalam merumuskan program pembangunan yang lebih inklusif, berkeadilan, dan mampu menjaga stabilitas sosial di tengah dinamika masyarakat yang terus berkembang.
Bagi Kabupaten Halmahera Utara, partisipasi masyarakat dalam survei tersebut menjadi kesempatan untuk menghadirkan gambaran nyata mengenai kehidupan masyarakat yang selama ini dikenal hidup dalam semangat kebersamaan, toleransi, dan persaudaraan.
Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara menegaskan bahwa keberhasilan pengukuran Indeks Harmoni Indonesia sangat bergantung pada tingkat partisipasi masyarakat.
Semakin banyak masyarakat yang terlibat sebagai responden, semakin representatif pula data yang dihasilkan sehingga mampu memberikan gambaran yang akurat mengenai kondisi keharmonisan masyarakat di daerah.
Karena itu, seluruh komponen masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh adat, akademisi, pelaku usaha, organisasi kemasyarakatan, pemuda, hingga masyarakat umum diharapkan dapat berpartisipasi dalam pengisian survei tersebut.
Masyarakat dapat mengisi survei secara daring melalui tautan resmi berikut:














