KIERAHAINSIGHT.ID | TOBELO – Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara mulai mematangkan kesiapan teknis untuk menyambut kepulangan jamaah haji asal daerah setempat yang dijadwalkan tiba pada pertengahan Juni 2026.
Langkah tersebut dibahas dalam rapat koordinasi lintas sektor yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Halmahera Utara, Dr. Kasman Hi. Ahmad, di Ruang Rapat VIP Kantor Bupati Halut, Kamis (4/6). Rapat tersebut berfokus pada kesiapan transportasi, pelayanan kesehatan, hingga pengamanan.
Dalam arahannya, Wakil Bupati Kasman Hi. Ahmad menjelaskan pentingnya sinergi yang kuat di antara seluruh instansi terkait demi kenyamanan jamaah.
“Kami meminta seluruh pihak terkait untuk membangun sinergi yang kuat. Koordinasi harus berjalan intensif agar proses kepulangan jemaah dapat berlangsung dengan baik, serta mampu memberikan kenyamanan bagi para jamaah yang baru saja menyelesaikan ibadah di Tanah Suci,” ujar Kasman.
Lebih lanjut, Kasman menyatakan pemerintah daerah berkomitmen penuh untuk mengawal kenyamanan jemaah mulai dari titik debarkasi hingga sampai di daerah asal.
”Pemerintah daerah berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada jamaah haji, mulai dari kedatangan di Ternate hingga tiba di Kabupaten Halmahera Utara. Seluruh pihak yang terlibat harus menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara maksimal agar penjemputan ini berjalan lancar, aman, dan sesuai rencana,” tambahnya.
Berdasarkan jadwal resmi yang telah ditetapkan, rombongan jamaah haji asal Kabupaten Halmahera Utara dijadwalkan tiba dari Makassar menuju Ternate pada 12 Juni 2026. Selanjutnya, para jamaah akan melanjutkan perjalanan dari Ternate menuju Tobelo pada 13 Juni 2026.
Agenda strategis ini turut dihadiri Kapolres Halmahera Utara AKBP Erlichson Pasaribu, perwakilan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, jajaran Kantor Kementerian Agama Halmahera Utara, serta perwakilan pelayanan haji dan umrah. (khi)














