PT Assyifa Teknologi Nusantara - Jasa Pembuatan Website
PT Assyifa Teknologi Nusantara - Jasa Pembuatan Website

HUT Ke-23 Halut, Ketua DPRD Sentil APBD Belum Jawab Kebutuhan Warga

banner 120x600

KIERAHAINSIGHT | TOBELO – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Halmahera Utara, Christina Lesnussa, menyampaikan catatan kritis sekaligus apresiasi mendalam saat Rapat Paripurna Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Kabupaten Halmahera Utara yang digelar di Gedung DPRD, Kawasan Pemerintahan Tobelo, Selasa (2/6).

​Di hadapan jajaran Pemerintah Daerah dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Christina secara gamblang mengakui bahwa di usia yang makin matang, postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Halmahera Utara dari tahun ke tahun masih menghadapi tantangan besar dalam mendanai seluruh aspirasi warga.

​”Kami menyadari bahwa di usia kabupaten yang ke-23 tahun ini, peningkatan APBD dari tahun ke tahun belum mampu menjawab semua tuntutan kebutuhan masyarakat,” ujar Christina Lesnussa saat membacakan sambutan resminya.

​Ia mengungkapkan, kesimpulan tersebut diambil berdasarkan fakta riil yang ditemukan di lapangan. Melalui agenda kunjungan kerja (kunker) maupun reses penyerapan aspirasi yang dilakukan oleh seluruh anggota legislatif di daerah pemilihan (dapil) masing-masing, masih didapati adanya ketimpangan pembangunan.

​”Berdasarkan hasil kunjungan kerja Anggota DPRD maupun reses ke daerah pemilihan masing-masing, masih juga ada sebagian kebutuhan masyarakat yang belum dapat terpenuhi,” tambahnya.

​Meski demikian, Christina menekankan pentingnya kedewasaan kolektif dalam memahami realitas fiskal daerah. Menurutnya, laju pembangunan tidak bisa dipisahkan dari kapasitas keuangan yang tersedia dan wajib dilakukan secara bertahap berdasarkan skala prioritas.

​”Ini perlu dipahami bersama, bahwa proses pembangunan itu sangat tergantung dari kondisi keuangan daerah, dan prosesnya pun dilakukan secara bertahap sesuai urgensi dan kebutuhan di lapangan,” tegas srikandi parlemen Halmahera Utara tersebut.

​Menyikapi keterbatasan anggaran tersebut, DPRD Halmahera Utara secara resmi mengeluarkan rekomendasi agar jajaran eksekutif, di bawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati, mengubah strategi penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) pada tahun-tahun anggaran mendatang.

​”Oleh karena itu, kami mengharapkan kepada Pemerintah Daerah agar lebih selektif dan objektif dalam menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah di tahun-tahun mendatang, sehingga perlahan namun pasti, kebutuhan yang menjadi impian masyarakat dapat terwujud,” pinta Christina.

​Di sisi lain, parlemen juga memberikan rapor hijau terhadap sejumlah lompatan kinerja yang berhasil dieksekusi oleh Pemerintah Daerah Halmahera Utara akhir-akhir ini. Pihak legislatif mengapresiasi komitmen pemda dalam menyelesaikan hak-hak dasar aparatur serta pembangunan infrastruktur strategis di lingkar ibu kota.

​”Tidak lupa kami juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Daerah atas berbagai capaian dan keberhasilan pembangunan yang telah dirasakan langsung oleh masyarakat. Di antaranya pembayaran Siltap (Penghasilan Tetap), pembayaran TPP (Tambahan Penghasilan Pegawai), preservasi dan peningkatan struktur jalan di Kecamatan Tobelo Utara, Tobelo, dan Tobelo Tengah, bahkan sampai penurunan angka stunting,” papar Christina.

​Ia berharap catatan prestasi ini tidak membuat jajaran birokrasi berpuas diri, melainkan menjadi pemantik energi baru untuk terus mendongkrak pelayanan publik di Bumi Syawal ini.

​Dalam momentum sejarah penegasan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2003 yang melahirkan Kabupaten Halmahera Utara pada 31 Mei 2003 silam, Christina mengajak seluruh elemen daerah, mulai dari Pasir Putih hingga Apulea, menjadikannya sebagai ruang koreksi bersama.

​”Peringatan ulang tahun bukan sekadar acara seremonial belaka yang dilaksanakan tanpa makna, tetapi lebih daripada itu, ini menjadi momen penting bagi kita semua untuk merefleksikan perjalanan yang telah ditempuh selama 23 tahun,” ucapnya.

​Selain membahas dinamika internal daerah, momen paripurna ini juga diwarnai dengan seruan penguatan ideologi kebangsaan mengingat pelaksanaan sidang berdekatan dengan Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni kemarin, menyambut perayaan Iduladha 1447 H, serta kesiapan daerah menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).

​”Melalui momentum yang penuh makna ini, kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat, pelaku dunia usaha yang taat pajak, TNI-Polri, instansi vertikal, perbankan, pers, serta seluruh lapisan masyarakat yang telah bahu-menerbahu memberikan kontribusi. Semoga Tuhan Yang Maha Esa selalu memberkati semua karya bakti untuk kemajuan daerah yang kita cintai,” pungkasnya. (khi)

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *