Erupsi Dukono Picu Evakuasi 16 Pendaki di Halmahera Utara

banner 120x600

kierahainsight.id | Halut — Sebanyak 16 pendaki dilaporkan meminta bantuan evakuasi setelah terdampak aktivitas erupsi Gunung Dukono, Jumat (8/5). Tim SAR Gabungan kini bergerak menuju lokasi penyelamatan.

Informasi awal diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Ternate pada pukul 08.55 WIT dari Kepala Desa Mamuya. Laporan itu diperkuat dengan deteksi sinyal darurat SOS dari perangkat Garmin di kawasan puncak Gunung Dukono.

“Telah diterima informasi dari Basarnas Command Center mengenai deteksi sinyal darurat (SOS) dari perangkat Garmin di kawasan Gunung Dukono,” demikian laporan resmi Basarnas Ternate.

Kepala Desa Mamuya melaporkan sejumlah pendaki mengalami luka-luka akibat terdampak erupsi dan membutuhkan bantuan evakuasi.

Data sementara mencatat 16 pendaki berada di lokasi kejadian, terdiri dari sembilan peserta asal Singapura dan tujuh pendaki lainnya.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Pos SAR Tobelo diberangkatkan pukul 09.10 WIT menggunakan rescue car, kemudian melanjutkan perjalanan dengan pendakian menuju titik para pendaki.

Operasi SAR melibatkan personel Pos SAR Tobelo, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Mamuya, BPBD Halmahera Utara, serta masyarakat setempat dengan dukungan perlengkapan evakuasi, medis, dan komunikasi.

Hingga berita ini diturunkan, tim SAR masih dalam perjalanan menuju lokasi dengan estimasi tiba sekitar pukul 14.45 WIT. (ask)

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *