Disdikbud Halut Paparkan Perkembangan Program Revitalisasi Sekolah Tahun 2026

banner 120x600
kierahainsight.id | Halut – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Halmahera Utara memaparkan perkembangan pelaksanaan program revitalisasi sekolah tahun 2026 dalam pertemuan bersama kepala satuan pendidikan penerima bantuan, yang dilaksanakan di Gedung Pertemuan Disdikbud Halut, Selasa (5/5).
‎Kepala Disdikbud Halmahera Utara, Hertje Manuel, dalam penyampaiannya menjelaskan bahwa untuk jenjang Sekolah Dasar (SD), sebanyak 42 satuan pendidikan telah melalui proses verifikasi. Dari jumlah tersebut, 17 sekolah telah ditetapkan sebagai penerima bantuan program revitalisasi. ‎“Saat ini, dari 17 sekolah yang telah ditetapkan, satu sekolah telah melaksanakan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan nilai bantuan sekitar Rp1,05 miliar,” ujar Hertje.
‎Lebih lanjut disampaikan, proses penandatanganan MoU masih berlangsung secara bertahap, seiring dengan pemenuhan persyaratan administrasi oleh masing-masing satuan pendidikan. ‎“Penandatanganan MoU merupakan bagian dari tahapan pelaksanaan program, yang selanjutnya akan diikuti dengan penetapan besaran anggaran pada masing-masing satuan pendidikan,” jelasnya.
Untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP), dari kuota 15 sekolah, satu sekolah telah melaksanakan penandatanganan MoU, sementara lainnya masih dalam proses. Sedangkan pada jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), dari 21 satuan pendidikan, dua sekolah telah menyampaikan dokumen untuk tahapan penandatanganan.
‎Dalam kesempatan tersebut, Disdikbud Halmahera Utara juga menyampaikan komitmen untuk terus melakukan pendampingan kepada seluruh kepala satuan pendidikan guna memastikan kelancaran pelaksanaan program sesuai ketentuan yang berlaku. ‎“Program revitalisasi sekolah dilaksanakan melalui mekanisme swakelola, sehingga membutuhkan peran aktif kepala satuan pendidikan dalam pelaksanaannya dengan tetap mengacu pada regulasi yang ditetapkan,” ungkapnya.
‎Pertemuan ini turut dihadiri Bupati Halmahera Utara, Dr. Piet Hein Babua, Sekda Drs. E. J. Papilaya, serta para kepala satuan pendidikan penerima bantuan program revitalisasi sekolah tahun 2026.
‎Program Revitalisasi Satuan Pendidikan 2026, berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2025, mengalokasikan Rp14 triliun untuk memperbaiki 11.744 sekolah, dengan fokus pada daerah 3T dan sekolah rusak berat. Pengusulan dilakukan secara online melalui aplikasi revit.kemendikdasmen.go.id. Program ini mencakup rehab fisik, sarana prasarana, serta digitalisasi. (ask)
banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *