PT Assyifa Teknologi Nusantara - Jasa Pembuatan Website
PT Assyifa Teknologi Nusantara - Jasa Pembuatan Website
Berita  

Bupati Halut Perintahkan Petugas Karhutla Terpapar Asap Segera Diperiksa

banner 120x600

KIERAHAINSIGHT.ID | Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara, menempatkan keselamatan petugas sebagai prioritas dalam operasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Personel yang terpapar asap saat menjalankan tugas pemadaman diminta segera menjalani pemeriksaan kesehatan.

Instruksi tersebut disampaikan Bupati Halmahera Utara Dr. Piet Hein Babua, dalam Rapat Koordinasi Penanganan Karhutla bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan pihak perusahaan di Ruang Fredy Tjandua (FTJ), Kantor Bupati Halut, Senin (21/9/2026).

“Keselamatan petugas harus menjadi bagian dari penanganan karhutla. Operasi pemadaman tidak boleh hanya mengejar kecepatan pengendalian api, tetapi juga memastikan personel yang bekerja di garis depan tetap mendapatkan perlindungan dan penanganan kesehatan yang memadai,” ujar Piet.

Bupati meminta Dinas Kesehatan, fasilitas kesehatan, serta perangkat daerah terkait memastikan kebutuhan kesehatan personel tersedia, termasuk vitamin, obat-obatan hingga terapi oksigen bagi petugas yang mengalami gangguan pernapasan akibat paparan asap.

“Jangan sampai petugas yang hari ini berjibaku memadamkan api justru mengalami gangguan kesehatan karena tidak mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang baik. Karena itu, setiap personel yang terpapar asap harus diperiksa dan dipastikan kondisinya,” tegas Piet.

Ia juga meminta unsur yang terlibat dalam operasi karhutla tidak mengabaikan faktor keselamatan ketika berada di lokasi pemadaman.

“Kalau kondisi di lapangan membahayakan petugas, jangan dipaksakan. Keselamatan personel harus dihitung dalam setiap langkah operasi. Kita ingin api bisa dikendalikan, tetapi petugas juga harus pulang dalam kondisi selamat dan sehat,” katanya.

Menurut Piet, dukungan kesehatan bagi petugas harus berjalan beriringan dengan upaya pemadaman dan pengendalian karhutla di wilayah Halmahera Utara.

“Saya minta koordinasi antara BPBD, Dinas Kesehatan, rumah sakit, puskesmas dan unsur terkait terus diperkuat. Kebutuhan vitamin, obat-obatan maupun oksigen harus dipastikan tersedia ketika dibutuhkan di lapangan,” ujarnya.

Perhatian terhadap kondisi petugas menjadi penting karena operasi pemadaman berlangsung di tengah kondisi kemarau dan paparan asap di sejumlah titik karhutla. Selain berisiko terhadap kesehatan pernapasan, kabut asap juga dapat mengurangi jarak pandang dan meningkatkan risiko keselamatan personel di lapangan. (ask)

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *