kierahainsight.id | Halut — Bupati Halmahera Utara, Dr. Piet Hein Babua, menyambut langsung kunjungan Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Doddy Triwinarto bersama Danrem 152/Baabullah Brigjen TNI Enoh Solehudin di Posko Evakuasi Erupsi Gunung Dukono, Desa Mamuya, Kecamatan Galela, Sabtu (9/5).
Dalam penyambutan tersebut, Bupati Piet Hein Babua didampingi Ketua DPRD Halmahera Utara Christina Lesnussa, Kapolres Halut AKBP Erlichson Pasaribu, Kajari Halut Rahmat, serta unsur Forkopimda lainnya.
Bupati Piet mengatakan, pemerintah daerah terus memperkuat koordinasi bersama TNI-Polri dan seluruh pihak terkait guna memastikan proses penanganan masyarakat terdampak berjalan maksimal.
“Kami menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan Pangdam XV/Pattimura bersama jajaran kepada masyarakat Halmahera Utara, khususnya warga terdampak erupsi Gunung Dukono,” ujar Piet.
Menurutnya, kehadiran Pangdam dan Danrem di lokasi evakuasi menjadi dukungan besar bagi warga maupun petugas yang selama ini bekerja di lapangan.
“Kehadiran langsung pimpinan TNI di posko evakuasi tentu memberikan semangat dan rasa aman bagi masyarakat yang saat ini sedang menghadapi situasi bencana,” katanya.
Dalam arahannya, Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Doddy Triwinarto menekankan pentingnya pengawasan ketat terhadap jalur pendakian Gunung Dukono serta kepatuhan terhadap rekomendasi otoritas vulkanologi dan Pemerintah Daerah.
“Keselamatan adalah prioritas utama. Pengawasan jalur pendakian harus diperketat dan koordinasi antar instansi tidak boleh kendor agar kejadian serupa tidak terulang,” tegas Mayjen TNI Doddy Triwinarto.
Pangdam juga meminta seluruh personel di lapangan tetap siaga dan memperkuat koordinasi lintas sektor dalam mengantisipasi perkembangan aktivitas vulkanik Gunung Dukono.
Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara bersama unsur TNI-Polri memastikan penanganan evakuasi erupsi Gunung Dukono terus dilakukan secara terpadu demi menjamin keselamatan bersama. (ask)
















