PT Assyifa Teknologi Nusantara - Jasa Pembuatan Website
PT Assyifa Teknologi Nusantara - Jasa Pembuatan Website
Berita  

Pemkab Halut Gandeng PT NICO dan NHM Perkuat Penanganan Karhutla

banner 120x600

KIERAHAINSIGHT.ID | Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, menggandeng PT NICO dan PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah. Kolaborasi ini ditempuh di tengah keterbatasan armada, peralatan pemadaman, dan pasokan air yang menjadi kendala utama di lapangan.

Bupati Halmahera Utara Dr. Piet Hein Babua mengatakan dukungan sektor swasta dibutuhkan untuk mempercepat respons terhadap titik api, terutama di wilayah yang sulit dijangkau dan minim sumber air. Hal itu disampaikan dalam Rapat Penanganan Karhutla di Ruang FTJ Kantor Bupati Halut, Senin (21/9/2026).

Dalam rapat tersebut, Piet meminta PT NICO menyiagakan tiga kendaraan penampung air untuk mendukung pasokan di wilayah rawan kebakaran. Sementara PT NHM diminta membantu menyediakan fasilitas penampungan air, khususnya di Kecamatan Kao Teluk yang menghadapi keterbatasan sumber air.

“Ketersediaan sarana dan pasokan air menjadi kendala utama di lapangan. Kami meminta PT NICO untuk menyiagakan tiga unit kendaraan penampung air guna menyokong pasokan di wilayah rawan. Sementara PT NHM kami harapkan dapat membantu penyediaan fasilitas penampungan air, terutama di Kecamatan Kao Teluk yang minim sumber air,” kata Piet.

Keterbatasan tersebut terlihat dari peralatan yang saat ini dimiliki Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Halut. Untuk penanganan karhutla, BPBD mengandalkan lima mesin alkon besar, satu alkon kecil, dua jet pump, serta 10 sprayer.

Kondisi itu membuat dukungan lintas sektor menjadi penting, terutama untuk menjangkau lokasi kebakaran yang berada jauh dari sumber air maupun akses kendaraan.

Perwakilan PT NICO, Rita Susetyo, mengatakan perusahaan telah mengerahkan personel pemadam kebakaran dan tim Health, Safety, and Environment (HSE) untuk membantu penanganan lapangan di bawah koordinasi instansi terkait.

“Sebagai langkah jangka panjang, kami telah memesan kendaraan water tank khusus yang dilengkapi water cannon. Armada ini diperkirakan tiba dan siap dioperasikan dalam satu hingga dua bulan mendatang untuk mendukung pemadaman,” ujar Rita.

Dukungan juga datang dari PT NHM. Perwakilan perusahaan, Chris, menyampaikan pihaknya menyiapkan 42 unit meko atau tandon air untuk memperkuat ketersediaan air di wilayah terdampak maupun lokasi yang membutuhkan dukungan operasional.

Sebanyak 22 unit tandon akan ditempatkan di 11 desa di Kecamatan Kao Teluk. Setiap desa akan mendapatkan dua unit. Sementara 20 unit lainnya dialokasikan untuk mendukung operasional armada kendaraan dinas organisasi perangkat daerah (OPD) di luar kawasan Kao Teluk.

“Kami mengalokasikan 22 unit tandon air secara khusus untuk 11 desa di Kecamatan Kao Teluk, di mana masing-masing desa menerima dua unit. Adapun 20 unit sisanya diprioritaskan untuk mendukung operasional armada kendaraan dinas OPD di luar kawasan Kao Teluk,” jelas Chris.

Penyediaan tandon air hingga tingkat desa menjadi bagian dari strategi penanganan Karhutla Halut. Pemerintah daerah berharap ketersediaan air yang lebih dekat dengan wilayah rawan dapat mempercepat pemadaman awal sebelum api meluas.

Kolaborasi pemerintah daerah, perusahaan, dan unsur terkait tersebut diarahkan untuk memperkuat respons darurat sekaligus mengantisipasi potensi meluasnya karhutla di tengah keterbatasan sumber daya pemadaman. (ask)

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *