KIERAHAINSIGHT.ID | KMP Maming kembali melayani masyarakat di lintasan Tobelo–Daruba (PP) setelah menyelesaikan proses pemeliharaan. Kapal penyeberangan tersebut mulai beroperasi pada Sabtu (12/9/2026).
Kembalinya KMP Maming menjadi kabar penting bagi pengguna jasa transportasi laut yang menghubungkan Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara, dengan Daruba, Kabupaten Pulau Morotai.
Supervisor ASDP Pelabuhan Ferry Gorua, Fany Abdul Rachman, membenarkan KMP Maming kembali beroperasi setelah menjalani pemeliharaan.
“Iya, Selasa, Kamis, Sabtu dua trip,” kata Fany, Senin (14/9/2026).
Mengacu pada jadwal operasi September 2026, KMP Maming melayani lintasan Tobelo–Daruba pada Senin hingga Sabtu. Frekuensi pelayaran ditambah menjadi dua trip pada Selasa, Kamis, dan Sabtu.
Pada tiga hari tersebut, kapal berangkat dari Tobelo menuju Daruba pukul 08.00 WIT dan 15.00 WIT. Sementara dari Daruba menuju Tobelo, keberangkatan dijadwalkan pukul 11.30 WIT dan 18.30 WIT.
Sedangkan pada Senin, Rabu, dan Jumat, KMP Maming melayani satu trip. Kapal berangkat dari Tobelo pukul 09.00 WIT menuju Daruba, kemudian kembali dari Daruba pukul 12.30 WIT menuju Tobelo.
Jadwal tersebut mencatat waktu tempuh sekitar 2 jam 30 menit untuk perjalanan antarkedua pelabuhan.
Kembali beroperasinya KMP Maming setelah pemeliharaan diharapkan kembali memperlancar konektivitas laut Halmahera Utara–Pulau Morotai, sekaligus memberikan kepastian pilihan perjalanan bagi masyarakat yang menggunakan jasa penyeberangan di lintasan tersebut.
Jadwal operasional dapat menyesuaikan kondisi pelayanan. Pengguna jasa disarankan memastikan kembali jadwal keberangkatan sebelum melakukan perjalanan. (khi)














