KIERAHAINSIGHT.ID | Persiapan memasuki lingkungan belajar baru menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara menjelang pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Sekolah Rakyat Terintegrasi Desa Kukumutuk, Kecamatan Kao. Sehari sebelum agenda tersebut, pemerintah daerah turun langsung memeriksa kesiapan fasilitas dan berbagai kebutuhan pendukung kegiatan peserta didik.
Sekretaris Daerah Halmahera Utara, E.J. Papilaya, meninjau lokasi sekolah pada Senin (21/9/2026). Peninjauan dilakukan bersama Kepala Dinas Sosial Halmahera Utara Andarias Masakke Panimba dan Camat Kao Dedi H. Mayoru, serta unsur terkait.
Pemeriksaan mencakup sejumlah bagian lingkungan sekolah, termasuk sarana dan prasarana, penataan area, serta kebutuhan teknis yang berkaitan dengan pelaksanaan MPLS Tahun Ajaran 2026/2027.
Papilaya mengatakan pengecekan langsung diperlukan agar kegiatan awal peserta didik dapat berlangsung tertib dan seluruh pihak yang terlibat memahami peran masing-masing.
“Kami turun langsung untuk memastikan semua detail di lapangan benar-benar siap. Yang kami cek bukan hanya fasilitas, tetapi juga kesiapan teknis dan koordinasi antar pihak yang terlibat,” kata Papilaya saat meninjau lokasi.
Dari hasil peninjauan, fasilitas utama di lokasi telah dipersiapkan dan sebagian besar kebutuhan memasuki tahap penyelesaian. Sejumlah detail teknis masih diperiksa untuk memastikan tidak mengganggu pelaksanaan kegiatan.
Dinas Sosial Halmahera Utara bersama Pemerintah Kecamatan Kao juga melakukan pengecekan terhadap kebutuhan peserta didik serta kesiapan lingkungan sekolah.
MPLS menjadi tahapan awal bagi peserta didik untuk mengenal lingkungan sekolah, tenaga pendidik, serta berbagai aktivitas yang akan mereka jalani selama mengikuti proses pendidikan. Karena itu, kesiapan fasilitas dan pengelolaan kegiatan menjadi bagian penting sebelum aktivitas pembelajaran berlangsung.
Sekda Papilaya menekankan pentingnya koordinasi antarpihak dalam menyelesaikan kebutuhan yang masih tersisa.
“Masih ada beberapa detail yang harus disempurnakan. Karena itu, koordinasi antara Dinas Sosial, pihak kecamatan, dan panitia terus kita kawal. Kita ingin pelaksanaan MPLS berjalan tertib, aman, serta sesuai jadwal yang ditentukan,” ujarnya.
Peninjauan tersebut menunjukkan bahwa perhatian pemerintah daerah tidak hanya tertuju pada kesiapan fisik sekolah, tetapi juga pada tahapan awal penyelenggaraan pendidikan bagi peserta didik.
Sekolah Rakyat Terintegrasi di Desa Kukumutuk menjadi lokasi berlangsungnya rangkaian kegiatan Tahun Ajaran 2026/2027. Pelaksanaan MPLS menjadi salah satu tahapan awal sebelum peserta didik mengikuti proses pembelajaran secara lebih rutin.
Papilaya mengatakan kesiapan operasional menjadi bagian yang tidak kalah penting dari persiapan kegiatan awal sekolah.
“Yang paling penting bukan hanya bagaimana kegiatan awal berlangsung, tetapi bagaimana sekolah ini bisa berjalan dengan baik setelahnya. Karena itu, kesiapan operasional juga menjadi perhatian kami,” katanya. (ask)














