Bupati Halut Terima Perwakilan Kedubes Singapura, Evakuasi Korban Dukono Terus Dimaksimalkan

banner 120x600

kierahainsight.id | Halut — Di tengah upaya pencarian korban erupsi Gunung Dukono yang masih berlangsung, Bupati Halmahera Utara Dr. Piet Hein Babua, menerima langsung dua perwakilan Kedutaan Besar Singapura di Kantor Bupati Halmahera Utara, Sabtu (9/5).

Kedua perwakilan diplomatik itu tiba sekitar pukul 12.25 WIT dan langsung mengikuti rapat koordinasi bersama jajaran Forkopimda Halmahera Utara di ruang rapat Kantor Bupati.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Piet memaparkan langkah cepat pemerintah daerah dalam menangani korban erupsi, termasuk pendampingan terhadap warga negara asing asal Singapura yang berhasil dievakuasi dari kawasan terdampak.

“Pemerintah daerah langsung mengambil langkah dan bertanggung jawab penuh terhadap para korban. Kami menyiapkan fasilitas akomodasi dan transportasi hingga mereka bisa diberangkatkan menuju Ternate,” kata Piet.

Ia menjelaskan, para korban diberangkatkan menggunakan bus Dinas Pariwisata dari Tobelo menuju Sofifi, sebelum melanjutkan perjalanan ke Ternate dengan pendampingan penuh dari tim Pemda Halut.

“Sejak dari Tobelo hingga tiba di bandara, seluruh proses pendampingan dilakukan oleh tim pemerintah daerah,” ujarnya.

Piet menegaskan, keselamatan setiap orang yang berada di wilayah Halmahera Utara menjadi tanggung jawab pemerintah daerah.

“Siapa pun yang berada di wilayah Halmahera Utara wajib kami lindungi. Pemerintah daerah bertanggung jawab memastikan keamanan, keselamatan, dan kesehatan mereka selama berada di negeri Hibualamo,” tegasnya.

Sementara itu, proses pencarian korban lainnya masih terus dilakukan tim gabungan di tengah aktivitas vulkanik Gunung Dukono yang belum stabil.

“Kami memohon maaf karena proses pencarian belum memberikan hasil yang diharapkan. Namun seluruh tim di lapangan terus bekerja maksimal,” katanya.

Menurut Piet, tim evakuasi saat ini masih bersiaga di radius aman sambil menunggu kondisi memungkinkan untuk mendekati titik korban yang telah terpantau.

“Kondisi di wilayah Dukono masih sangat berisiko. Meski begitu, upaya evakuasi terus dilakukan dengan mengutamakan keselamatan tim penyelamat,” ujarnya.

Ia berharap seluruh ikhtiar yang dilakukan tim gabungan dapat segera membuahkan hasil terbaik.

“Mudah-mudahan seluruh upaya yang dilakukan dapat memberikan hasil sebagaimana yang kita harapkan bersama,” tutupnya. (ask)

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *