PT Assyifa Teknologi Nusantara - Jasa Pembuatan Website
PT Assyifa Teknologi Nusantara - Jasa Pembuatan Website

Job Fair Maluku Utara 2026 Ditutup, 3.000 Lowongan Kerja dan Kemitraan Strategis Perkuat Penyerapan Tenaga Kerja

banner 120x600

KIERAHAINSIGHT.ID | TOBELO – Pemerintah Provinsi Maluku Utara resmi menutup pelaksanaan Maluku Utara Job Fair Inklusif 2026 di Ballroom Lantai III Hotel Marahai Park, Kecamatan Tobelo Tengah, Selasa (9/6), setelah menghadirkan sekitar 3.000 lowongan pekerjaan dari 22 perusahaan dan melahirkan sejumlah kerja sama strategis untuk pelatihan serta penempatan tenaga kerja.

Kegiatan yang dihadiri sekitar 350 peserta tersebut menjadi salah satu agenda ketenagakerjaan terbesar di Maluku Utara tahun ini. Selain membuka akses lapangan kerja di berbagai sektor usaha, Job Fair juga menyediakan peluang kerja luar negeri dan kesempatan bagi penyandang disabilitas sebagai bagian dari upaya membangun sistem ketenagakerjaan yang inklusif.

Penutupan kegiatan dihadiri Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos, Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe, Bupati Halmahera Utara Dr. Piet Hein Babua, Ketua DPRD Halmahera Utara Christina Lesnusa, unsur Forkopimda, pimpinan OPD provinsi dan kabupaten, pelaku usaha, serta para pencari kerja dari berbagai daerah di Maluku Utara.

Dalam laporannya, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Halmahera Utara, Jeffry R. Hoata, mengatakan penyelenggaraan Job Fair merupakan upaya mempertemukan pencari kerja dengan dunia usaha dan dunia industri sekaligus memperluas akses kesempatan kerja bagi masyarakat.

“Kegiatan Job Fair Maluku Utara Tahun 2026 diselenggarakan sebagai upaya Pemerintah Provinsi Maluku Utara dalam mempertemukan pencari kerja dengan dunia usaha dan dunia industri, sekaligus memperluas akses kesempatan kerja bagi masyarakat,” ujar Jeffry.

Ia menjelaskan, tingginya antusiasme masyarakat selama pelaksanaan kegiatan menunjukkan besarnya minat tenaga kerja lokal untuk memasuki pasar kerja yang semakin kompetitif.

“Ribuan pencari kerja memanfaatkan kesempatan ini untuk memperoleh informasi rekrutmen, mengikuti proses seleksi awal, serta membangun jaringan profesional dengan perusahaan peserta. Hal ini menunjukkan tingginya semangat generasi muda Maluku Utara untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah,” katanya.

Jeffry juga memaparkan bahwa kondisi ketenagakerjaan Maluku Utara terus menunjukkan tren positif. Hingga Mei 2026, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) tercatat sebesar 4,46 persen dengan jumlah penduduk bekerja mencapai 666.813 orang.

“Capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan program pelayanan ketenagakerjaan dan penempatan tenaga kerja,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi Maluku Utara juga menandatangani kesepakatan kerja sama dengan Harita Group terkait pelatihan dan penempatan tenaga kerja. Selain itu, dilakukan penandatanganan kesepakatan pelatihan dan penempatan tenaga kerja bersama PT Tempopress Indonesia Delivery yang dirangkaikan dengan penyerahan simbolis satu unit dump truck kepada Pemerintah Provinsi Maluku Utara.

Rangkaian kegiatan turut diisi dengan penyerahan kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada tenaga kerja mandiri di Kabupaten Halmahera Utara, bantuan bagi tenaga kerja mandiri pemula di Provinsi Maluku Utara, serta bantuan 10 unit mesin 20 PK kepada perwakilan enam desa di Tobelo.

Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos dalam sambutannya menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat merupakan faktor penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus menekan angka pengangguran.

“Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh perusahaan, instansi, panitia pelaksana, serta para pencari kerja yang telah berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini,” kata Sherly.

Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan Job Fair menunjukkan semakin kuatnya sinergi lintas sektor dalam membuka peluang kerja dan meningkatkan daya saing tenaga kerja daerah.

“Sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat merupakan kunci dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan menekan angka pengangguran di Maluku Utara,” ujarnya.

Sherly berharap para pencari kerja dapat memanfaatkan peluang yang tersedia dengan meningkatkan kompetensi, disiplin, dan etos kerja agar mampu bersaing di pasar kerja nasional maupun internasional.

“Melalui Job Fair ini, saya berharap para pencari kerja dapat memanfaatkan peluang yang tersedia dengan sebaik-baiknya, meningkatkan kompetensi, disiplin, serta etos kerja agar mampu bersaing di dunia kerja yang semakin kompetitif,” katanya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada perusahaan-perusahaan yang telah membuka ruang bagi putra-putri daerah untuk berkarier dan berkontribusi dalam pembangunan.

“Kepada perusahaan-perusahaan yang berpartisipasi, saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaannya dalam memberikan kesempatan kepada putra-putri daerah untuk berkarya dan berkontribusi dalam pembangunan,” ujar Sherly.

Pemerintah Provinsi Maluku Utara, lanjutnya, akan terus mendorong lahirnya program-program ketenagakerjaan yang inovatif, inklusif, dan berkelanjutan guna memperkuat daya saing sumber daya manusia daerah.

“Pemerintah Provinsi Maluku Utara akan terus berupaya menghadirkan program-program ketenagakerjaan yang inovatif, inklusif, dan berkelanjutan guna mendukung terwujudnya Maluku Utara yang maju, sejahtera, dan berdaya saing,” tutupnya. (ask)

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *