KIERAHAINSIGHT.ID | TOBELO — Sekolah Dasar (SD) Gereja Masehi Injili di Halmahera (GMIH) 1 Tobelo kembali menunjukkan konsistensinya dalam menjaga mutu pendidikan. Pada tahun ajaran ini, sekolah tersebut mencatatkan kelulusan 100 persen bagi seluruh siswa kelas VI yang berjumlah 6 orang.
Meski secara kuantitas tergolong kecil, sekolah ini dikenal memiliki rekam jejak yang kuat dalam mencetak alumni yang mampu bersaing secara akademik di jenjang selanjutnya. Sekolah yang terletak di jantung Halmahera Utara ini membuktikan khitahnya sebagai salah satu lembaga pendidikan yang fokus pada kualitas proses belajar, tanpa harus bersandar pada validasi jumlah murid yang banyak.
Kepala Sekolah SD GMIH 1 Tobelo, Rutwelth Bolango, mengungkapkan rasa syukur sekaligus bangganya atas pencapaian para anak didiknya. Menurutnya, keterbatasan jumlah siswa justru bertransformasi menjadi sebuah keuntungan mekanis dalam proses belajar-mengajar.
”Secara kuantitas kita memang hanya enam orang, tetapi kualitas kompetensi mereka berani diuji. Dengan jumlah yang sedikit, pendekatan pembelajaran di kelas menjadi sangat personal dan terfokus. Kami mengenali karakter, bakat, hingga kelemahan setiap anak secara mendalam,” ujar Rutwelth.
Ia menambahkan, rekam jejak alumni SD GMIH 1 Tobelo selama ini membuktikan bahwa lulusan sekolah ini selalu mampu berdiri tegak dan bersaing di peringkat atas ketika melanjutkan studi ke jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Senada dengan Kepala Sekolah, Rahayu Leimena, selaku Guru Kelas VI yang mengawal langsung dinamika akademik keenam siswa tersebut hingga gerbang kelulusan, menyebutkan kebersamaan mereka telah membentuk ikatan emosional yang kuat sekaligus memicu kompetisi yang sehat.
”Mengajar enam siswa itu dinamikanya luar biasa. Tidak ada satu pun anak yang luput dari perhatian. Ketika ada satu yang tertinggal, intervensi bisa langsung dilakukan hari itu juga. Hasil kelulusan seratus persen ini adalah buah dari kerja keras, disiplin, dan mentalitas pantang menyerah yang mereka tunjukkan. Mereka kecil dalam jumlah, tetapi besar dalam semangat untuk bersaing dengan sekolah-sekolah besar lain secara akademik,” tegas Rahayu optimis.
Keberhasilan mempertahankan mutu pendidikan di tengah tantangan zaman ini mendapat apresiasi tinggi dari pihak yayasan. Ketua Yayasan Pendidikan Kristen (YPK) GMIH, Pdt. Oscar Kabarey, menegaskan fokus yayasan ke depan adalah konsistensi peningkatan mutu instruksional dan penguatan karakter berbasis nilai-nilai akademis yang bermutu.
”Yayasan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada kepala sekolah dan dewan guru SD GMIH 1 Tobelo yang tetap menjaga standar mutu kurikulum dengan sangat baik. Bagi kami di YPK GMIH, esensi pendidikan bukanlah seberapa banyak ruang kelas yang terisi, melainkan seberapa berdampaknya manusia yang kita hasilkan dari ruang kelas tersebut. Enam anak ini adalah mutiara yang siap bersinar di jenjang berikutnya,” pungkas Pdt. Oscar Kabarey.
Melalui kelulusan ini, SD GMIH 1 Tobelo kembali mengirimkan pesan kuat kepada publik Halmahera Utara bahwa di dunia pendidikan modern, fokus pada luaran (output) karakter dan ketajaman akademis jauh lebih berharga daripada sekadar statistik di atas kertas. (khi)














